Puluhan Petugas Lipat Suara Mengundurkan Diri, Kenapa?

, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 12:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses sortir dan pelipatan surat suara terus digelar komisi pemilihan umum daerah Garut Jawa Barat hingga sabtu. Setelah surat suara DPRD Kabupaten dan Provinsi, kali ini proses pelipatan mencakup surat suara DPD dan DPR RI. Proses sortir dan pelipatan melibatkan 800 orang warga setiap harinya. Namun, sejak awal banyak warga yang justru mengundurkan diri menjadi jasa pelipat suara. Tercatat, puluhan warga memilih mundur akibat upah sortir dan lipat dianggap minim. Satu lembar surat suara hanya dibayar Rp.75. Jika mampu melipat seribu lembar, warga mendapat upah Rp. 75.000. Padahal, tingkat kesulitan melipat surat suara lebih tinggi dalam pemilihan umum tahun 2019 ini, karena lebih tebal dan besar ukuranya. 


Saksikan secara lengkap hanya di Transvision Channel 313 UHF