Pertarungan Pertama Manusia Vs Robot Digelar, Siapa Menang?

CNN Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 08:52 WIB
thumbnail video robot tinju
Ilustrasi. Pertarungan pertama antara manusia dan robot humanoid digelar di San Francisco, Amerika Serikat (AS). (Foto: Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertarungan pertama antara manusia dan robot humanoid di atas ring digelar di San Francisco, Amerika Serikat (AS), dan langsung menarik perhatian di media sosial.

Laga tersebut mempertemukan influencer sekaligus kreator konten Frankie LaPenna dengan robot humanoid setinggi sekitar enam kaki atau 1,8 meter.

Pertarungan itu diselenggarakan perusahaan robotika asal AS, REK, sebagai bagian dari pengembangan gim pertarungan berbasis virtual reality.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam konsep tersebut, manusia dapat mengendalikan robot humanoid dari jarak jauh untuk bertarung melawan robot lain, mirip film Real Steel yang dibintangi Hugh Jackman.

Video pertandingan yang diunggah di akun X REK dan akun Instagram LaPenna tersebut memperlihatkan LaPenna masuk ke dalam arena berbentuk kandang untuk menghadapi robot yang dikendalikan dari jarak jauh.

REK menyebut pertandingan tersebut sebagai pertarungan pertama antara manusia dan robot humanoid yang mereka gelar.

"Kita baru saja mencatat sejarah dengan pertarungan pertama antara manusia melawan robot Terminator. Frankie LaPenna telah berjuang sekuat tenaga," tulis REK di akunnya, Senin (21/9).

Sebelum pertandingan dimulai, robot tampak bergerak mengelilingi arena dan melakukan pemanasan.

LaPenna kemudian melancarkan sejumlah pukulan, sementara robot membalas dengan pukulan dan tendangan.

Dalam beberapa momen, tendangan robot terlihat cukup kuat hingga membuat LaPenna terpental ke sisi kandang.

Belum diketahui siapa yang memenangkan pertarungan tersebut. Namun, REK mengatakan akan merilis lebih banyak footage dari laga itu.

Meski disebut sebagai pertarungan manusia melawan robot, humanoid tersebut bukan bertarung sepenuhnya secara mandiri.

Robot dikendalikan dari jarak jauh oleh manusia sebagai bagian dari pengembangan sistem pertarungan virtual reality milik REK.

Dilansir NDTV, pertarungan ini kemudian memicu perbincangan mengenai kemungkinan robot yang dikendalikan manusia suatu hari masuk ke olahraga tarung profesional.

Sejumlah pengguna media sosial bahkan membandingkan kemampuan robot tersebut dengan petarung profesional.

"Saya penasaran bagaimana petarung sungguhan akan menghadapinya. Saya rasa seorang profesional akan tampil jauh lebih baik," tulis salah satu pengguna.

Pengguna lain berspekulasi pertarungan antara manusia dan robot bisa menjadi bagian dari UFC dalam beberapa tahun mendatang.

(lom)
placeholder