Profil Tim Cook, Nakhoda yang Bawa Apple ke Era Kejayaan

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 07:30 WIB
Tim Cook resmi lengser sebagai CEO Apple setelah 15 tahun, digantikan John Ternus. Selama kepemimpinannya, nilai pasar Apple melonjak 14 kali lipat.
Tim Cook resmi lengser sebagai CEO Apple setelah 15 tahun, digantikan John Ternus. Selama kepemimpinannya, nilai pasar Apple melonjak 14 kali lipat. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Cook resmi lengser dari jabatannya sebagai CEO Apple usai hampir 15 tahun memimpin perusahaan. Jabatannya sebagai CEO digantikan oleh John Ternus.

Menurut informasi dari Bull Theory dalam akun X resminya, Tim Cook berhasil membawa nilai pasar Apple dari US$ 30 miliar (Rp5.425 triliun) di tahun 2011, menjadi US$5 triliun (Rp77.500 triliun) di tahun 2026. Nilai ini tumbuh sebanyak 14 kali lipat.

Pendapatan tahunan Apple juga bertumbuh melonjak menjadi US$108 miliar pada tahun 2011 menjadi lebih dari US$400 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh permintaan iPhone yang tetap kuat, bisnis layanan yang berkembang pesat, serta ekspansi global perusahaan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Business Standard, di bawah kepemimpinan Tim Cook, bisnis Apple berkembang lebih dari sekadar menjual perangkat keras saja seperti iPhone, Mac atau iPad. Ia memperkuat ekosistem di sekitar perangkat-perangkatnya.

Salah satunya adalah menghadirkan layanan pendukung seperti Apple Music, iCloud, Apple Pay, Apple TV+, Apple Arcade, AppleCare dan App store yang menjadi bagian penting dari bisnis Apple yang menjadi sumber pendapatan berulang untuk perusahaan. Segemen layanan ini berhasil meraup pendapatan sebesar US$109,1 miliar pada tahun fiskal terbaru.

Pada tahun 2020, Cook memberi keputusan terpenting bagi perusahaan untuk mengembangkan chip besutannya sendiri. Kala itu, perusahaan memutuskan untuk beralih dari prosesor Intel ke Apple Silicion besutannya sendiri untuk komputer Mac.

Transisi ini rampung pada tahun 2023 yang membawa peningkatan pada performa, daya tahan baterai dan efisiensi daya pada perangkatnya.

Lebih lanjut, ia juga memperluas kategori produk baru Apple. Yakni, dengan menghadirkan Apple Watch dan AirPods yang berkembang menjadi bisnis utama.

Kemudian, perusahaan juga memasuki era produk mixed reality dengan menghadirkan Vision Pro. Namun, produk ini sulit diadopsi secara luas sejak peluncurannya di tahun 2024, sehingga menjadikannya salah satu produk terlemah warisan dari Tim Cook.

Mengutip dari laman resmi Apple, Tim Cook meraih gelar sarjana Sains di bidang Teknik Industri dari Auburn University. Setelah itu, ia menerima Beasiswa Fuqua untuk meraih gelar MBA dari Duke University.

Sebelum bergabung dengan Apple, ia berkarir di IBM selama 12 tahun. Jabatan terakhirnya adalah sebagai direktur North American Fulfillment.

Selama menjabat di IBM, ia bertanggung jawab atas fungsi manufaktur dan distribusi IBM Personal Computer Company di Amerika Utara dan Latin.

Setelah itu, Cook menjabat sebagai kepala operasional Divisi Reseller di Intelligent Electronics.

Kemudian, ia menjabat sebagai wakil presiden Corporate Materials untuk Compaq. Ia berperan dalam pengadaan dan pengelolaan seluruh inventaris produk Compaq.

Pada tahun 1998, Cook resmi bergabung dengan Apple sebagai wakil presiden senior untuk operasional global. Sebelum diangkat menjadi CEO Apple pada Agustus 2011, ia menjabat sebagai kepala operasional Apple.

Kala itu, tugasnya saat itu adalah bertanggung jawab atas seluruh penjualan dan operasional Apple di seluruh dunia. Hal ini mencakup manajemen end-to-end, rantai pasokan Apple, aktivitas penjualan serta layanan dan dukungan di semua pasar dan negara.

Ia juga memimpin divisi Macintosh Apple dan memegang peran kunci dalam pengembangan berkelanjutan hubungan strategis dengan pengecer dan pemasok, memastikan fleksibilitas dalam menaggapi pasar yang semakin menuntut.

Ia mengambil alih kepemimpinan Steve Jobs pada 24 Agustus 2011, usai pendiri Apple tersebut mundur karena alasan kesehatan. Selama kepemimpinannya, Cook berfikus memulai era baru yang berfokus pada skala operasional, layanan dan pertumbuhan jangka panjang.

Pada 1 September 2026 ini, Cook resmi hengkang dari jabatannya sebagai CEO Apple. Meski demikian, ia tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan.

Tim Cook akan menjadi ketua eksekutif dewan direksi Apple dan akan terus membantu di beberapa bidang, termasuk interaksi dengan pembuat kebijakan global. Kepemimpinannya sebagai CEO Apple akan digantikan oleh Senior Vice President of Hardware Engineering, John Ternus.

(nad/dmi)
placeholder