Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Bisa Beroperasi Tanpa Internet

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 12:27 WIB
Meta merilis Muse Glimmer, model AI yang dapat dijalankan di PC tanpa internet.
Meta merilis Muse Glimmer, model AI yang dapat dijalankan di PC tanpa internet. Dirancang untuk pengembang, model ini mendukung berbagai tugas kompleks. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meta resmi merilis Muse Glimmer, sebuah model kecerdasan buatan (AI) yang dapat berjalan langsung di PC atau laptop berspesifikasi tinggi tanpa perlu koneksi internet.

Model AI berkapasitas 30 miliar parameter ini dirancang untuk dijalankan secara lokal di komputer Mac maupun PC menggunakan GPU kelas konsumen. Bobot model ini dapat diunduh secara bebas di Hugging Face di bawah lisensi Apache 2.0 yang fleksibel.

Hal ini memungkinkan para pengembang untuk menggunakan, memodifikasi, dan membangun produk berbasis model secara gratis. Model ini juga bisa bekerja tanpa koneksi internet, asalkan komputer yang menggunakannya memiliki kapasitas memori dan daya pemrosesan yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini, kami memperkenalkan Muse Glimmer, model terbaru dari Meta Superintelligence Labs, dan merilis bobot model tersebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka di bawah lisensi Apache 2.0 yang fleksibel," tulis Meta dalam laman resminya, Senin (10/8).

Melansir Mashable, Muse Glimmer versi ini ditujukan khusus untuk pengembang. Meta menyediakan fondasi model yang dapat menggerakkan sebuah agen AI, bukan produk siap pakai.

Apa saja kemampuan Muse Glimmer?

Meta merancang Muse Glimmer untuk bekerja layaknya asisten pribadi atau agen AI. Artinya, model akal imitasi ini dapat diberikan satu tugas besar, lalu dia akan memecahnya jadi langkah-langkah kecil dan memakai aplikasi pendukung untuk menyelesaikan tugas tersebut sampai tuntas.

Perusahaan juga membayangkan hadirnya agen lokal yang dapat mengelola jadwal, menyusun draf pesan, merapikan berkas, hingga menulis dan memperbaiki kode pemograman.

Model ini juga mampu memproses gambar bersamaan dengan teks, menjalankan tugas bertingkat, serta mencoba memulihkan proses secara mandiri ketika terjadi kendala pada sistem. Meta menyebutkan bahwa model ini dilatih menggunakan data dari lebih dari 100 bahasa.

Untuk memuat seluruh kemampuan tersebut ke dalam satu perangkat komputer, diperlukan proses downsizing. Pada tingkat presisi penuh, Muse Glimmer membutuhkan memori lebih dari 55 GB.

Meta memadatkan ukuran model ini hingga di bawah 20 GB, sehingga menyisakan ruang memori kerja serta sistem pemrosesan gambar.

Kendati demikian, klaim "dapat dijalankan di laptop" tetap memerlukan syarat teknis yang cukup tinggi. Meta merancang versi padat ini agar muat dalam alokasi memori 24 GB hingga 32 GB, serta telah mengujinya pada perangkat keras seperti prosesor M4 Max dan M5 Max milik Apple, serta GPU RTX 5090 dari Nvidia.

Meta menyebut Muse Glimmer sebagai open source, walau istilah open weight sebenarnya lebih tepat. Kalkulasi yang dipelajari model selama proses pelatihan dibuka untuk umum, tapi peluncuran ini tidak membeberkan seluruh data dan infrastruktur yang digunakan untuk membuatnya.

Meski demikian, lisensi Apache 2.0 memberikan kebebasan yang jauh lebih besar bagi para pengembang dibandingkan model tertutup yang hanya dapat diakses melalui aplikasi resmi atau API berbayar milik perusahaan pengembangnya.

(dmi)


[Gambas:Video CNN]