China Bangun Lift Tebing 280 Meter, Permudah Akses Anak Sekolah

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 13:03 WIB
Unik, Lift Tebing 280 Meter Jadi
China membuat dua lift tebing setinggi 280 meter sebagai 'bus sekolah langit' untuk memudahkan akses anak-anak pedalaman pergi ke sekolah. (Foto: Viory)
Jakarta, CNN Indonesia --

China membuat dua lift tebing setinggi 280 meter sebagai 'bus sekolah langit' untuk memudahkan akses anak-anak pedalaman pergi ke sekolah.

Lift tersebut bread di ngarai Nizhue yang terpencil di Provinsi Yunnan, barat daya China. Lift kaca yang menempel pada tebing curam itu membuat perjalanan sekitar 20 anak-anak dari desa sekitar menuju SD Desa Guanzhai menjadi jauh lebih aman.

Proyek yang baru rampung dibangun ini diberi nama Fuyao. Lift terbaru ini hadir bersama dengan Qingyun, yang sudah dibangun seminar empat tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Global People pada Kamis (6/8), kedua lift ini memastikan warga lokal, termasuk anak-anak sekolah, tidak perlu lagi menyusuri jalan setapak pegunungan yang berbahaya dengan berjalan kaki.

Cai Xiong, Chairman dari Xuanwei Yatuo Tourism Development, perusahaan konstruksi di balik proyek ini, menjelaskan bahwa lift baru ini melintasi dinding tebing tegak lurus setinggi 288 meter. Hal ini membuat jalur jalannya 20 meter lebih tinggi daripada lift yang lama.

"Fuyao bergerak dari dasar ke puncak hanya dalam waktu 50 detik, hampir dua kali lebih cepat dibandingkan Qingyun. Lift ini juga mampu mengangkut hingga 81 penumpang sekaligus, hampir dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya," kata Cai.

Nama kedua lift tersebut terinspirasi dari karya sastra klasik China. Nama Qingyun membangkitkan makna "membumbung tinggi ke angkasa", sedangkan Fuyao diterjemahkan sebagai "mengejar cita-cita yang lebih tinggi".

Bersama dengan kereta gantung, kedua lift tebing ini menghubungkan Desa Nizhuhe yang terletak di dasar ngarai dengan sekolah dasar yang berada di area dataran tinggi.

Setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer dari rumah, anak-anak dapat menaiki salah satu lift untuk naik ke atas tebing secara gratis, lalu melanjutkan sisanya menggunakan kereta gantung. Mereka bisa sampai di sekolah dalam waktu kurang dari setengah jam.

Sebelum lift-lift ini dibangun, satu-satunya cara untuk mencapai puncak adalah melalui jalan setapak curam berkelok-kelok, dengan pijakan kaki yang dipahat di bebatuan serta rantai yang difungsikan sebagai pagar pengaman.

Selain itu, kehadiran dua lift ini juga menarik semakin banyak wisatawan. Hal ini pun berdampak positif pada tersedianya lapangan kerja baru serta meningkatnya pendapatan warga di kawasan tersebut.

Sejak Qingyun dibangun, kawasan wisata ngarai ini telah menyambut lebih dari 1 juta pengunjung. Kehadiran Fuyao kini semakin menggairahkan sektor pariwisata di sana.

Dengan kapasitas gabungan kedua lift yang mampu melayani hingga 1.200 penumpang per jam, lonjakan puncak pengunjung harian di kawasan tersebut meningkat drastis dari 4.000 menjadi 15.000 orang.

"Jika tren ini terus berlanjut, kami memperkirakan akan ada lebih dari 600.000 wisatawan tahun depan, dengan proyeksi pendapatan dari lift melampaui 3 juta yuan (sekitar Rp7,9 miliar)," kata Cai.

(dmi)


[Gambas:Video CNN]