Lebih Seamless, iPhone Bakal Bisa Copy Paste Langsung ke PC Windows

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 15:40 WIB
Apple bakal mengembangkan fitur copy-paste antara iPhone dan PC Windows, mirip Universal Clipboard.
Apple bakal mengembangkan fitur copy-paste antara iPhone dan PC Windows, mirip Universal Clipboard. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Apple tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna menyalin dan menempelkan atau copy paste konten secara langsung antara iPhone dan komputer berbasis Windows.

Fitur tersebut akan menghadirkan pengalaman serupa dengan Universal Clipboard yang selama ini tersedia di ekosistem Apple.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui Universal Clipboard, pengguna dapat menyalin teks atau gambar dari iPhone, lalu langsung menempelkannya ke MacBook.

Microsoft menginginkan pengalaman serupa antara iPhone dan PC Windows.

Dikutip dari Engadget, permintaan tersebut diajukan Microsoft melalui sistem permintaan interoperabilitas Apple untuk pengembang di Uni Eropa.

Apple meluncurkan sistem tersebut untuk mematuhi Undang-Undang Pasar Digital atau Digital Markets Act Uni Eropa.

Microsoft pada Maret meminta Apple menyediakan mekanisme yang memungkinkan aplikasi mendapat akses berkelanjutan ke papan klip perangkat.

Akses tersebut diperlukan agar konten dapat dipindahkan ke perangkat lain yang telah terhubung.

Microsoft juga meminta mekanisme itu tidak mengharuskan aplikasi terus terbuka di latar depan.

Pengguna diharapkan tidak perlu berulang kali memberikan izin setiap kali ingin menyalin dan menempelkan konten.

Dalam tanggapan terbarunya pada 26 Juni, Apple berjanji menghadirkan solusi baru untuk memudahkan pengguna melakukan copy paste antara iPhone dan PC Windows.

Fitur itu akan menggunakan AccessorySetupKit milik Apple.

Teknologi yang sama juga memungkinkan jam tangan pintar pihak ketiga menerima notifikasi dari iPhone.

Pengguna nantinya hanya perlu memberikan persetujuan satu kali untuk berbagi papan klip dengan setiap perangkat yang telah dipasangkan.

Setelah izin diberikan, pengguna dapat memakai fungsi tersebut tanpa harus terus mengulang proses persetujuan.

Apple menyebut pengembangan fitur ini membutuhkan upaya rekayasa yang signifikan.

Perusahaan menargetkan proses pengembangannya selesai pada musim gugur 2027.

Setelah itu, Apple akan melakukan pengujian versi beta sebelum fitur dirilis secara luas di Uni Eropa.

Namun, belum diketahui apakah fungsi tersebut juga akan tersedia bagi pengguna di luar Uni Eropa.

Apple belum mengungkap perangkat Windows, versi iOS, maupun persyaratan lain yang diperlukan untuk menggunakan fitur tersebut.

(lom)


[Gambas:Video CNN]