SpaceX Dikabarkan Mau Buat HP Bertenaga AI, Apa Kata Elon Musk?
Miliarder Elon Musk membantah laporan yang menyebut bahwa perusahaan miliknya, SpaceX, berniat membuat HP bertenaga kecerdasan buatan (AI).
Rumor ini pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal. Dalam laporannya, Wall Street menyebut bahwa SpaceX sempat memamerkan prototype perangkat AI berbasis AI kepada para investor dan pemangku kebijakan jelang rencana IPO mereka.
"Sama sekali tidak benar," kata Musk dalam sebuah unggahan di X, melansir Reuters, Rabu (1/7). Kendati begitu, Musk tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wall Street sebelumnya mengeluarkan laporan mengenai perangkat bertenaga AI buatan SpaceX. Laporan ini disusun berdasarkan informasi dari sumber-sumber terkait, yang menyatakan bahwa perangkat ini menyerupai ponsel dan dirancang untuk berjalan dengan sistem operasi khusus.
Perangkat itu juga disebut-sebut bakal menyematkan teknologi AI dari xAI, perusahaan AI yang juga milik Musk, serta ditenagai oleh chip Snapdragon besutan Qualcomm.
Laporan itu juga menambahkan bahwa SpaceX telah memberi tahu beberapa investor bahwa proyek ini masih dalam tahap awal. Desainnya juga masih terus berkembang dan belum ada kepastian apakah perangkat ini nantinya benar-benar akan diproduksi massal atau tidak.
Selama ini, SpaceX memang telah mengucurkan dana hingga miliaran dolar untuk melebarkan sayap bisnisnya di luar pelayanan peluncuran roket dan internet satelit. Musk terus menggelontorkan investasi besar ke infrastruktur AI, model bahasa besar (LLM) Grok milik xAI, serta rencana pengembangan komputasi berbasis antariksa demi memosisikan SpaceX di garda terdepan persaingan AI global.
Reuters pada Februari juga sempat melaporkan bahwa SpaceX berencana mengembangkan HP yang terhubung langsung dengan Starlink, yang digadang-gadang bakal jadi pesaing HP konvensional.
Musk pada Januari lalu juga sempat melontarkan pernyataan bahwa kehadiran HP Starlink ini bukan hal mustahil di masa depan. Namun, ia menekankan bahwa perangkat tersebut akan memiliki konsep yang sangat berbeda dari ponsel yang ada saat ini.
Di sisi lain, perkembangan di industri perangkat AI semakin dinamis. Bulan lalu, Microsoft baru saja memamerkan prototype perangkat tanda pengenal (badge) berbasis AI untuk para pekerja.
Menggunakan chip wearable dari Qualcomm, perangkat ini diposisikan sebagai asisten pintar yang selalu terhubung dan siap membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan lewat bantuan agen AI, perintah suara, layar sentuh, serta kamera.
(dmi) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

