Mark Zuckerberg Akui Meta Ceroboh Dalam Transformasi AI

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Jun 2026 15:35 WIB
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui perusahaannya, Meta telah membuat kesalahan dalam transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI. (Photo by MANDEL NGAN / AFP)
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui perusahaannya, Meta telah membuat kesalahan dalam transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI. AFP/MANDEL NGAN
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui perusahaannya, Meta telah membuat kesalahan dalam transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pengakuan itu muncul dalam memo internal yang dikirim Zuckerberg kepada karyawan dan diperoleh Reuters.

Dalam memo tersebut, Zuckerberg menjelaskan transformasi besar-besaran yang sedang berlangsung di perusahaannya tidak lepas dari berbagai kesalahan karena kemajuan teknologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengingat kompleksitas perubahan ini, kami telah membuat kesalahan dan hampir pasti akan membuat lebih banyak kesalahan lagi," kata Zuckerberg.

Zuckerberg telah menginvestasikan US$125 miliar atau setara Rp2.125 triliun ke industri AI pada April tahun ini, saat ia berupaya membentuk kembali cara kerja internal perusahaannya di sekitar teknologi tersebut, yang mencerminkan pola yang lebih luas di antara perusahaan-perusahaan besar AS khususnya di sektor teknologi.

"Saya tidak ingin terlalu banyak berjanji karena dunia berubah dengan cara yang di luar kendali kita," katanya, menegaskan kembali bahwa Meta tidak mengharapkan lebih banyak PHK di seluruh perusahaannya tahun ini.

Zuckerberg berupaya untuk tidak membuat gaduh di perusahaannya, setelah pemilik Facebook tersebut melakukan restrukturisasi besar-besaran pada Mei, memberhentikan 10 persen karyawannya dan memindahkan 7.000 karyawan yang terkait dengan alur kerja AI.

"Karena kami tahu bahwa jika kami membuat kesalahan di beberapa tempat, maka kami memindahkan beberapa orang itu kembali," ucap Zuckerberg.

Meta menolak berkomentar tentang memo tersebut ketika dihubungi oleh Reuters.

Hanya saja perusahaan sudah berkomitmen untuk meningkatkan investasi dalam inisiatif pengembangan tim, kata Zuckerberg, termasuk anggaran yang lebih tinggi untuk kegiatan di luar kantor dan acara perusahaan, dan sedang menyelenggarakan hackathon skala besar pada bulan Juli untuk mendorong kolaborasi lintas tim.

(tim/mik) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]