BMKG Ungkap Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

CNN Indonesia
Jumat, 12 Jun 2026 07:00 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada 12 Juni 2026.
Ilustrasi. (BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada 12 Juni 2026. Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Jumat (12/6). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan periode 11-13 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga pada hari ini, Jumat (12/6).

Sementara itu, sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan sederet wilayah lain berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

• Aceh
• Sumatra Utara
• Sumatra Barat
• Riau
• Kep. Riau
• Jambi
• Bengkulu
• Banten
• Jawa Barat
• Jawa Timur
• Bali
• Nusa Tenggara Barat
• Kalimantan Barat
• Kalimantan Tengah
• Kalimantan Timur
• Kalimantan Utara
• Sulawesi Tengah
• Sulawesi Tenggara
• Maluku Utara
• Maluku
• Papua Barat Daya
• Papua Tengah
• Papua
• Papua Selatan

Angin kencang

• Kep. Bangka Belitung
• Maluku
• Nusa Tenggara Timur
• Sulawesi Utara

Dinamika atmosfer sepekan

Analisis indikator iklim global terkini menunjukkan fase hangat ENSO masih berlangsung di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur, ditandai oleh indeks Niño 3.4 sebesar +0,69 dan nilai SOI sebesar -20,3. BMKG menyebut kondisi ini mengindikasikan potensi pengurangan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia.

"Meskipun demikian, hujan masih berpotensi terjadi pada sebagian wilayah Indonesia akibat faktor-faktor atmosfer regional dan lokal yang masih berperan cukup signifikan di sebagian wilayah," kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 9-15 Juni 2026.

Hingga pekan depan, BMKG memperkirakan aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 8 hingga 1 (Western Hemisphere-Africa) sehingga kurang berpengaruh terhadap wilayah Indonesia. Namun, sinyal konvektif MJO masih berpotensi bertahan di sebagian wilayah Papua, terutama wilayah selatan hingga tengah.

Gelombang Kelvin diprediksi melintasi sebagian Sumatra Utara dan Sumatra Selatan, sementara Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi aktif di Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi, Kalimantan, hingga Jawa.

Sirkulasi siklonik yang diperkirakan masih bertahan di Samudra Pasifik utara Papua dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias berpotensi membentuk daerah konvergensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Papua, Kepulauan Nias, sebagian Sumatra Barat, Riau, dan sekitarnya.

Labilitas atmosfer yang cukup tinggi juga diperkirakan mendukung pertumbuhan awan konvektif secara lebih intensif di skala lokal, khususnya di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Kombinasi berbagai faktor atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan peluang hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

(lom/lom) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]