Roket Blue Origin Milik Jeff Bezos Meledak Saat Uji Coba
Roket New Glenn milik Blue Origin mengalami anomali dan meledak saat menjalani uji pembakaran statis di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat, Kamis (28/5) malam waktu setempat.
Rekaman video yang diambil dari lokasi kejadian tampak memperlihatkan roket tersebut meledak di landasan peluncurannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendiri Blue Origin, Jeff Bezos, memastikan seluruh personel selamat dalam insiden tersebut.
"Semua personel telah dipastikan keberadaannya dan selamat. Masih terlalu dini untuk mengetahui akar penyebabnya, tetapi kami sudah bekerja untuk menemukannya," kata Bezos dalam cuitannya di X, melansir CNN, Jumat (29/5).
Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) turut mengonfirmasi insiden tersebut. Menurut FAA New Glenn mengalami anomali selama uji pembakaran statis di landasan di Cape Canaveral sekitar pukul 21.00 waktu setempat pada 28 Mei.
Badan itu juga menyatakan uji coba tersebut tidak termasuk dalam cakupan kegiatan yang dilisensikan FAA dan tidak berdampak pada lalu lintas udara.
Kepala NASA, Jared Isaacman, turut merespons insiden itu melalui X. Ia menekankan bahwa penerbangan antariksa tidak memberikan ruang untuk kesalahan, dan mengembangkan kemampuan peluncuran angkat berat baru merupakan hal yang luar biasa sulit.
Lihat Juga : |
"Kami akan bekerja sama dengan mitra untuk mendukung penyelidikan menyeluruh atas anomali ini, menilai dampak misi jangka pendek, dan kembali meluncurkan roket," ujar Isaacman.
Pejabat Eastern Range menyatakan tengah berkoordinasi dengan Blue Origin dan mitranya untuk menentukan penyebab pasti anomali tersebut.
"Operasi-operasi ini kerap melibatkan sistem yang masih dalam tahap pengembangan dan teknologi yang sedang berkembang, dan sifat pengujian semacam itu mengandung risiko bawaan, termasuk potensi terjadinya anomali," bunyi pernyataan US Space Force.
Blue Origin tidak segera merespons permintaan komentar lebih lanjut.
Insiden ini terjadi tak lama setelah perusahaan mengumumkan rencana kembali melakukan peluncuran pekan ini, menyusul kegagalan pada misi ketiga New Glenn pada 19 April yang memicu investigasi FAA.
Pada misi April itu, tahap pertama roket berhasil mendarat di atas tongkang di laut. Namun, tahap kedua gagal mengantarkan muatannya-satelit BlueBird 7 milik AST SpaceMobile-ke orbit yang aman.
Misi keempat New Glenn sendiri dijadwalkan membawa 48 satelit untuk bergabung dengan konstelasi internet pita lebar Amazon Leo.
(dmi) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

