Jakarta Potensi Kembali Diguyur Hujan Lebat Hari Ini, Cek Prediksinya
Sejumlah wilayah Jakarta dan Jabodetabek berpotensi diguyur hujan lebat pada hari ini, Jumat (17/4). Simak prediksinya.
Dalam Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek periode 16-20 April, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan dengan intensitas tersebut juga berpotensi terjadi di Kepulauan Seribu, Kota Bekasi, dan Depok.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Bogor diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi, mulai dari lebat hingga sangat lebat. Pada hari berikutnya, curah hujan di wilayah ini diperkirakan mereda ke level waspada, atau hujan sedang hingga lebat.
Wilayah Jakarta sendiri saat ini masih berada pada masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG menjelaskan, hujan di dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh berbagai dinamika atmosfer, mulai dari aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, hingga Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).
Selain itu, peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia turut membentuk pola angin dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
"Sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang dipengaruhi pola angin tersebut," ujar BMKG.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/4) memperkirakan wilayah Jakarta baru akan masuk musim kemarau pada Mei mendatang.
"Per hari ini belum masuk kemarau, mulai [masuk kemarau] Mei dasarian pertama," katanya, Kamis (9/4).
Dalam Buku Prediksi Musim Kemarau 2026, BMKG memperkirakan dua zona musim (ZOM) di wilayah Jakarta memulai musim kemarau pada Mei.
ZOM BantenDKI 15 disebut berpotensi memulai musim kemarau pada Mei dasarian pertama, sedangkan BantenDKI 16 diprediksi masuk musim kemarau pada Mei dasarian kedua. Keduanya disebut memulai musim kemarau lebih cepat satu dasarian dibandingkan rata-rata klimatologisnya.
ZOM BantenDKI 15 meliputi Jakarta Barat (Kebon Jeruk, Kembangan, Palmerah), Jakarta Pusat (Cempaka Putih, Johar Baru, Menteng, Senen, Tanah Abang ), Jakarta Timur (Jatinegara, Makasar, Pulogadung, Matraman), serta Jakarta Selatan (Kebayoran).
Sementara itu, BantenDKI 16 meliputi Jakarta Selatan (Cilandak, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Pancoran, Jagaraksa, Pasar Minggu), Jakarta Timur (Cipayung, Kramatjati, Ciracas, Pasar Rebo).
Dalam buku tersebut beberapa wilayah Jakarta yang masuk dalam ZOM BantenDKI 14 diprediksi telah masuk musim kemarau lebih awal pada April dasarian pertama.
Wilayah tersebut di antaranya Kepulauan Seribu (Kep. Seribu Utara, Kep. Seribu Selatan), Jakarta Barat (Cengkareng, Grogol Petamburan, Kalideres, Tamansari, Tambora), Jakarta Pusat (Gambir, Kemayoran, Sawah Besar), Jakarta Timur (Cakung, Duren Sawit), Jakarta Utara (Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan, Tanjungpriok).
(lom/dmi) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

