Waspada Potensi Hujan Lebat di Banten Imbas Sirkulasi Siklonik

CNN Indonesia
Rabu, 08 Apr 2026 19:30 WIB
BMKG mengatakan dinamika atmosfer berpotensi menyebabkan hujan lebat di Banten sepekan ke depan, termasuk Tangerang sampai Serang.
BMKG mengatakan dinamika atmosfer berpotensi menyebabkan hujan lebat di Banten sepekan ke depan, termasuk Tangerang sampai Serang. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Provinsi Banten, mulai dari Tangerang hingga Serang, berpotensi diguyur hujan lebat sepekan ke depan imbas sejumlah fenomena atmosfer yang aktif di sekitar wilayah tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sejumlah dinamika atmosfer berpotensi memicu hujan lebat di wilayah Banten, salah satunya sirkulasi siklonik yang terpantau berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu BMKG juga memantau adanya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial serta Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin di wilayah Banten.

"Indeks kelembapan udara yang cukup basah pada lapisan 850mb hingga 500bm dan labilitas lokal kuat yang tuurt mendukung proses konvektif, sehingga meningkatkan peluang terjadinya cuaca signifikan dalam sepekan ke depan," kata BMKG dalam keterangannya di Instagram, Selasa (7/4).

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat sepekan ke depan di wilayah Banten:

08-11 April

Hujan lebat-sangat lebat
- Kabupaten Pandeglang bagian Selatan
- Kabupaten Lebak bagian Selatan

Hujan sedang-lebat
- Kabupaten Serang
- Kota Serang
- Kabupaten Pandeglang
- Kabupaten Lebak
- Kabupaten Tangerang bagian Selatan
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan

12-13 April

Hujan sedang-lebat
- Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan
- Kabupaten Lebak bagian Selatan
- Kabupaten Serang bagian barat
- Kabupaten Tangerang bagian Selatan
- Kota Tangerang Selatan

[Gambas:Instagram]

Pada periode tersebut, BMKG juga menyebut adanya potensi angin kencang di Kabupaten Pandeglang bagian selatan serta di Kabupaten Lebak bagian selatan.

BMKG juga mengatakan adanya potensi gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di beberapa wilayah seperti Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Pandeglang, dan perairan selatan Lebak.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.

"Lakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, dan mengamankan barang-barang penting," imbau BMKG.

(lom/fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]