Hoaks Mudik Gratis Marak, Komdigi Sisir Internet Jelang Lebaran 2026

CNN Indonesia
Jumat, 13 Mar 2026 08:05 WIB
Komdigi intensif melakukan patroli siber menyusul maraknya hoaks mudik gratis di internet jelang Hari Raya Idul Fitri 1147 Hijriah atau Lebaran 2026.
Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan pihaknya intensif melakukan patroli siber menyusul maraknya hoaks mudik gratis di internet jelang Hari Raya Idul Fitri 1147 Hijriah atau Lebaran 2026. (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) intensif melakukan patroli siber menyusul maraknya hoaks mudik gratis di internet jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Wamenkomdigi Nezar Patria dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Idul Fitri 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemkomdigi telah mengintensifkan patroli siber dan pemantauan konten di berbagai platform digital untuk mendeteksi dan menindaklanjuti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, serta konten negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan selama periode Idulfitri 1447 Hijriah," ujarnya pada Rabu (11/03).

Menurut Nezar, fokus utama pengawasan ini adalah untuk mendeteksi isu-isu sensitif yang sering muncul menjelang dan selama Idul Fitri, seperti informasi palsu terkait libur, mudik, bantuan sosial, serta isu SARA yang dapat memecah belah bangsa.

Kemudian, Komdigi juga menerapkan strategi penanganan hoaks tiga lapis untuk menangani isu-isu hoaks yang beredar, mulai dari literasi digital hingga penindakan pelaku penyebar hoaks.

"Kita menerapkan strategi tiga dimensi, yaitu literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat membedakan informasi yang benar dan salah, lalu juga deteksi dan blokir konten hoaks secara cepat, serta penegakan hukum bekerja sama dengan aparat terkait untuk menindak pelaku penyebar hoaks," terang Nezar.

Lebih lanjut, Komdigi menggandeng komunitas untuk membantu melakukan kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi.

"Kami juga sangat proaktif melakukan kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Ini dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki oleh Komdigi, termasuk media sosial dan kerja sama dengan komunitas-komunitas," tuturnya.

Nezar berharap langkah-langkah yang diambil pihaknya dapat membantu menciptakan ruang digital yang aman, bersih, dan kondusif selama perayaan Lebaran 2026. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan momen tahunan ini dengan tenang dan nyaman.

(lom/dmi) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]