3 Daerah Jakarta Siaga Hujan Lebat Hari Ini, Simak Prediksinya

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 06:45 WIB
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan pada Kamis (29/1).
Ilustrasi. BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan pada Kamis (29/1). (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan pada hari ini, Kamis (29/1).

Imbauan tersebut disampaikan BMKG dalam Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek periode 28 Januari-1 Februari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain wilayah-wilayah tersebut, Jabodetabek berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Beberapa wilayah juga berpotensi diterpa angin kencang, seperti Kota dan Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, serta Jakarta Utara.

Secara umum, BMKG memperkirakan cuaca ekstrem masih berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia, dan diperkirakan bakal akan terus terjadi beberapa waktu ke depan.

Dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal disebut masih berpengaruh signifikan terhadap kondisi cuaca di Tanah Air hingga awal pekan depan.

Pada skala global, El Niño-Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah timur Indonesia.

Aktivitas Monsun Asia yang memicu cuaca ekstrem sepekan terakhir juga diprediksi masih persisten hingga dasarian pertama Februari 2026. Selain itu, Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) juga diprakirakan tetap aktif dalam beberapa hari ke depan.

BMKG juga mewaspadai potensi pembentukan daerah tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, serta daratan Australia barat laut.

Kondisi tersebut berpotensi membentuk daerah perlambatan angin atau konvergensi di wilayah Indonesia bagian selatan.

"Dengan kondisi atmosfer yang relatif lembap dan labil, kondisi cuaca signifikan masih berpotensi terjadi di sebagian Indonesia, khususnya Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan," kata dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 27 Januari-2 Februari.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah mitigasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu genangan, banjir, banjir bandang, hingga longsor.

[Gambas:Instagram]

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]