X Penuhi Panggilan Komdigi, Janjikan Hal Ini ke Pemerintah

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 17:59 WIB
Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia bertemu dengan penyedia Grok AI untuk membahas penyalahgunaan konten seksual.
Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia bertemu dengan penyedia Grok AI untuk membahas penyalahgunaan konten seksual. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah melakukan pertemuan dengan X untuk membahas penyalahgunaan Grok AI untuk membuat konten seksual. X menyatakan komitmennya untuk memperbaiki dan melakukan penyesuaian teknis sesuai aturan di Indonesia.

"Pemerintah telah memanggil dan melakukan komunikasi resmi dengan pihak X selaku penyedia layanan Grok AI. Dalam pertemuan tersebut, pihak X menyampaikan komitmen untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia," ujar Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (14/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alex tidak memberikan rincian kapan pertemuan dengan pihak X berlangsung. Namun, ia menyebut komitmen tertulis X terkait perbaikan teknis di Grok AI akan segera disampaikan ke Komdigi.

Sebelumnya, Grok AI mendapat kritik keras karena menghasilkan dan mempublikasikan gambar seksual yang dibuat melalui permintaan pengguna di platform X, termasuk gambar yang menampilkan perempuan dan bahkan anak-anak dalam pakaian minim atau keadaan sugestif.

Fenomena Grok AI yang "menanggapi" tag dan permintaan pengguna untuk memodifikasi gambar, termasuk permintaan yang menyuruh bot tersebut "mengurangi pakaian" dari subjek dalam foto, telah memicu sorotan serius dari otoritas di berbagai negara.

Indonesia melalui Komdigi telah memblokir sementara akses terhadap Grok AI sejak Sabtu (10/1).

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemblokiran ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam melindungi kelompok rentan, terutama perempuan dan anak-anak, dari eksploitasi di ruang digital.

"Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok."

Berselang satu hari, Malaysia turut memblokir akses ke platform AI milik Elon Musk tersebut.

Dalam pernyataan pada Minggu (11/1), Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) mengatakan akan membatasi akses ke Grok setelah penggunaan berulang kali alat tersebut untuk "menghasilkan gambar-gambar yang cabul, eksplisit secara seksual, tidak pantas, sangat menyinggung, dan gambar yang dimanipulasi tanpa persetujuan, termasuk konten yang melibatkan perempuan dan anak-anak."

Merespons isu penyalahgunaan Grok AI, pada Kamis (8/1), perusahaan di balik Grok, xAI, mengumumkan bahwa mereka akan membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk langganan berbayar, sebagai tanggapan atas kelalaian yang memungkinkan pengguna di X untuk menghasilkan konten bermuatan seksual tentang orang lain, yang seringkali tanpa persetujuan.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]