Daihatsu sebelumnya mengumumkan perbaikan untuk dua mobil itu dengan jumlah yang bermasalah mencapai 36.915 unit untuk produksi Maret 2018 sampai April 2019.
"Data yang tadi saya lihat ada 800an konsumen yang kami telepon, tapi yang sudah masuk bengkel baru 40 unit Gran Max," kata Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra di Jakarta, Kamis (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mobil Gran Max atau Luxio biasa digunakan komersial untuk bisnis, jadi agak susah karena digunakan harian buat cari duit. Beda dengan konsumen mobil penumpang," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mendeteksi Kerusakan Gran Max 1.5L dan Luxio |
Recall karena cacat produksi pada komponen connecting rod atau 'stang seher'. Komponen itu disebut riskan patah.
Sudah lima mobil mengalami mesin mati saat jarak tempuh di atas 10 ribu km akibat kerusakan komponen itu. Sedangkan satu mobil lainnya hanya mengeluarkan bunyi tidak normal. Perlu dipahami 'stang seher' pada mesin berguna untuk menghubungkan piston dengan crank shaft.
(ryh/mik)