Temui Ma'ruf, Tokopedia Ungkap Konsep Ekonomi Syariah Digital

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 14:19 WIB
Temui Ma'ruf, Tokopedia Ungkap Konsep Ekonomi Syariah Digital Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisaris Utama Tokopedia Agus Martowardoyo menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kantor wapres, Jakarta, Rabu (30/10).

Dalam pertemuan itu, Agus menjelaskan konsep pemerataan ekonomi syariah secara digital melalui perusahaan e-commerce itu.

"Kami menceritakan ke beliau apa itu Tokopedia, selama ini kami sudah jadi institusi di bidang teknologi yang mendorong pemerataan ekonomi digital, kami juga laporkan tentang 'Tokopedia Salam' berupa inisiatif pemerataan ekonomi syariah secara digital," ujar Agus.


Program ekonomi syariah ini fokus pada empat produk yakni produk halal dan ramah muslim, zakat, investasi syariah, hingga layanan paket umrah melalui Tokopedia. Di aplikasi Tokopedia saat ini, kata dia, telah ada pilihan reksadana syariah, tabungan emas, dan opsi pembayaran secara syariah.

"Jadi mungkin akan banyak ke depannya inovasi-inovasi yang mendukung perekonomian syariah," katanya.

Sementara itu co-founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison mengklaim perusahaan yang dipimpinnya itu telah memberi kontribusi sebesar 1 persen terhadap perekonomian Indonesia. Ia menargetkan akhir tahun 2019 bisa mencapai 1,5 persen dari nilai ekonomi PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia. 

Leon mengatakan, saat ini ada sekitar 6,6 juta transaksi penjualan di Tokopedia. Sebanyak 38,6 persen di antaranya adalah produsen.

Dalam pertemuan itu, lanjutnya, Ma'ruf juga menyampaikan pesan agar Tokopedia bisa berkontribusi membantu pemerintah dan daerah. 

"Kami akan memikirkan langkah konkret di mana kami siap berkontribusi lebih baik untuk negara dan masyarakat Indonesia," tuturnya.

Berdasarkan data iPrice, posisi e-commerce yang paling banyak dikunjungi di Indonesia adalah Tokopedia disusul Shopee di peringkat kedua dengan jumlah pengunjung bulanan sebesar 90,7 juta. Pada peringkat tiga ada Bukalapak dengan angka 89,7 juta pengunjung bulanan. (pris/evn)