Kala itu, Kline berniat mengirimkan kata 'log in' yang berarti 'masuk' kepada Duval. Hanya saja terjadi kegagalan sistem sehingga pesan yang terkirim hanyalah 'lo'.
Pesan tersebut justru menjadi cikal bakal akses internet di dunia hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, ARPANET dibuat agar dapat meerintahkan komputer dari jarak jauh apabila sewaktu-waktu terjadi serangan nuklir.
Jaringan internet yang digunakan di dunia saat ini juga bermula dari terhubungnya komputer di empat universitas di AS yakni University of California, UCLA, Stanford Research Institute, dan University of Utah. Pada 1969, komputer dari keempat kampus tersebut memungkinkan para akademisi bertukar pesan secara elektronik.
Menurut History, jaringan ARPANET hingga 1970-an terus berkemban. Dua ilmuwan yakni Robert Kahn dan Vinton Cerf mengembangkan Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP) yakni model komunikasi yang menetapkan standar pengiriman data antar beberapa jaringan.
Kemudian pada 1974, ARPANET yang awalnya digunakan untuk kalangan terbatas mulai dikomersialkan. Berubah namamenjadi Telenet, terbentuklah Internet Service Protocol (ISP) pertama di dunia.
Di era '90-an, perusahaan teknologi sekaliber Yahoo dan Google mengubah cara orang mengakses internet. Jaringan internet terus berkembang setelah hadirnya sejumlah situs blog untuk memudahkan orang bertukar ide dan gagasan lewat tulisan melalui Wordpress pada 2003.
Setelah hadir selama 50 tahun, internet kini menjadi teknologi yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Layanan jejaring sosial hingga berita daring yang bisa diakses melalui perangkat pintar kian banyak digunakan dalam keseharian. (ndn/evn)