Grab Catat Lonjakan Pengakses Hooq Saat Pemilu

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 00:10 WIB
Grab Catat Lonjakan Pengakses Hooq Saat Pemilu Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Managing director Grab Indonesia Neneng Goenadi mencatat adanya lonjakan pengakses Hooq lewat aplikasi Grab saat Pemilu dan sehari setelahnya. Kemunculan fitur quick count pada layanan Hooq menjadi penyebabnya.

"Sebenarnya waktu Pemilu dan H+1 itu benar-benar ada lonjakan di fitur yang quick count karena di aplikasi itu siapa yang mau lihat bisa lihat langsung, kita bekerja sama dengan Hooq jadi kita bisa lihat langsung link ke media TV," kata Neneng kepada awak media di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/4).

Namun saat ditanya berapa persentase lonjakan yang didapat Grab saat Pemilu, Neneng tidak dapat menyampaikan angka pasti. Neneng juga tidak menyebutkan perhitungan cepat dari lembaga survei mana yang ditampilkan di aplikasi Grab.


"Saya belum lihat sebenarnya tapi yang pasti ada lonjakan dari orang yang ingin mengetahui hasil quick count. Substansial jadi berapa kali lipat kalau tidak salah," jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap perhitungan suara kandidat calon presiden dan wakil presiden 01 dan 02.

Sementara itu, hasil real count Pilpres 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Senin (22/4) pukul 14:15 WIB mencatat perolehan suara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencapai 54,93 persen dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengantongi 45,07 persen suara. Suara yang masuk mencapai 15,82 persen atau sekitar 128.67 dari 813.350 TPS.

(din/evn)