Grab Beri Bantuan Karyawati Bank Mandiri yang Dirampok

CNN Indonesia | Rabu, 20/03/2019 20:29 WIB
Grab Beri Bantuan Karyawati Bank Mandiri yang Dirampok Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab menyesali tindakan perampokan yang dialami pengguna taksi online itu pada Jumat (15/3) lalu di Jakarta. Grab mengatakan telah bertemu langsung dengan korban untuk menyampaikan empati dan keprihatinan perusahaan besutan Anthony Tan itu.

Dalam keterangan resmi, Grab mengakui akan membantu korban untuk melakukan langkah-langkah hukum. Grab mengatakan juga mendukung penindakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum.

"Grab menjelaskan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk menuntaskan kasus ini. Kami berkomitmen memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan oleh penumpang dan keluarganya," kata Grab dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (20/3).


Hal ini diungkap Grab menanggapi pemberitaan seorang karyawati PT Bank Mandiri Tbk (Persero) berinisial GS diduga dirampok dan dianiaya oleh supir Grab dalam perjalanan pulang di kawasan Jakarta Timur, Jumat (15/3).

GS naik taksi online dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) kawasan Kemang, Jakarta Selatan menuju rumahnya di Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Di tengah perjalanan tiba-tiba supir tersebut menghentikan mobilnya dan diduga melakukan perampokan dengan mengancam karyawati tersebut dengan pisau. Ia pun melukai karyawati itu di bagian wajah dan paha. ATM dan uang pun ikut di ambil.

Grab mengklaim tidak melakukan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum. Saat ini pelaku perampokan sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

"Grab tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelanggaran hukum. Karena itu, kami telah bekerja sama dan mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum yang dijalankan pihak kepolisian," kata Grab.

Grab menjelaskan keselamatan serta keamanan penumpang dan pengemudi menjadi proritas utama Grab. Pada akhir 2018, Grab telah meluncurkan "Roadmap Teknologi Keselamatan". Dalam program ini, Grab bekerja sama degan Komnas Perempuan dan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk meningkatkan standar keselamatan layanan.

"Bersamaan dengan peluncuran tersebut kami juga memperkenalkan berbagai fitur keamanan seperti tombol darurat, share my ride, dan penyamaran nomor telepon penumpang untuk meningkatkan rasa aman pengguna," ujar Grab.

Grab mengklaim terus meningkatkan seleksi yang ketat, meningkatkan pelatihan dan edukasi bagi mitra pengemudi. Dari sisi investasi, Grab mengatakan terus ada peningkatan dalam mengembangkan fitur teknologi keselamatan.

"Dengan demikian, keselamatan penumpang dan kualitas layanan kami harapkan akan terus terjaga," kata Grab.

Grab juga menyarankan untuk melaporkan ke layanan konsumen Grab atau pihak berwajib apabila penumpang yang mengalami pengalaman kurang menyenangkan selama berkendara

"Layanan konsumen Grab dapat dihubungi 24/7 di +6221 8064 8788 dan melalui fitur Help Center di aplikasi Grab untuk merespons segala bentuk pertanyaan baik dari penumpang maupun mitra pengemudi," kata Grab. (jnp)