Instagram Buka-bukaan Soal Fitur Belanja 'Online'

eks, CNN Indonesia | Rabu, 20/03/2019 10:41 WIB
Instagram Buka-bukaan Soal Fitur Belanja 'Online' Ilustrasi (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengguna Instagram nantinya bakal bisa langsung berbelanja tanpa mesti meninggalkan aplikasi. Sebab, Instagram akan mengintegrasikan tombol "beli lewat Instagram" untuk langsung melakukan belanja online di platformnya, seperti diumumkan Instagram di Amerika Serikat, Selasa (19/3).


Ini menunjukkan langkah Instagram yang makin agresif masuk ke dunia e-commerce. Sebab, sebelumnya Instagram telah mengumumkan mereka meluncurkan fitur agar para pebisnis online di Instagram bisa menaruh harga pada produk yang mereka poskan di media sosial itu.

Namun, cara ini dinilai lebih rumit. Sebab, pengguna akan dibawa ke situs penjual lewat peramban internal. Hal ini biasanya membuat pembeli lantas enggan menyelesaikan pembelian mereka.


Fitur pembelian ini masih dalam tahap uji coba beta. Instagram pun baru bekerjasama dengan beberapa merek tertentu untuk menguji fitur itu. Namun, mereka berencana untuk meluncurkan fitur ini kepada 130 juta penggunanya. Instagram menguji tombol ini dengan 20 merek, diantaranya Adidas, Kylie Cosmetics, Dior, H&M, MAC Cosmetics, Prada, Uniqlo, dan ZARA.

Barang-barang yang bisa langsung dibeli di Instagram bakal tertempel tombol biru dengan tulisan "beli di Instagram" (Checkout on Instagram). Pengguna lantas diminta untuk memasukkan alamat email agar penjual bisa menyelesaikan pembelian. Lalu, pengguna mesti mengisi informasi pengiriman dan pembayaran. Setelah semua diisi, pembelian bisa diproses, seperti dilaporkan The Verge

Juru bicara Instagram menyebut akan mengenakan biaya tertentu bagi pengguna yang akan menggunakan tombol tersebut pada akun mereka. Namun, Instagram tidak membuka berapa biaya yang mereka kenakan itu.

"Kami tidak mengumumkan biayanya sekarang. Kami masih mencoba biaya tersebut dalam program beta tertutup. Ini tidak akan mengubah harga jual ke konsumen," terang juru bicara itu.

Ini berarti Instagram berusaha memaksakan biaya tambahan itu ditanggung oleh penjual ketimbang menaikkan harga untuk pembeli.

Instagram juga mesti bisa meyakinkan para klien bahwa tombol ini bisa menjadi investasi menguntungkan bagi mereka. Sebab dengan adanya tombol ini berarti mengurangi kerumitan pengguna saat ingin bertransaksi jual beli online, seperi dilansir TechCrunch. (eks/eks)