Pendiri Huawei Sebut Tak Akan Pernah Bagi Data ke China

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 15:27 WIB
Pendiri Huawei Sebut Tak Akan Pernah Bagi Data ke China Ilustrasi Huawei. (Foto: REUTERS/Aly Song)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei kembali menyatakan jika pihaknya tak akan berbagi informasi apapun kepada pemerintah China.

Ketika disinggung apakah Huawei sejauh ini sudah berbagi data dengan pemerintah China, Zhengfei kembali menegaskan jika pihaknya belum pernah melakukan hal yang selama ini dituduhkan kepada pihaknya.

"Selama 30 tahun terakhir, kami belum pernah melakukan itu (berbagi data). Dan 30 tahun ke depan, kami tidak akan pernah melakukan itu," ucapnya saat diwawancara oleh CBS News, Selasa (19/2).


Soal kemungkinan pihaknya memberikan akses 'belakang' untuk membocorkan data, ia menegaskan hal itu tidak ada.

Pria berusia 74 tahun ini menegaskan tidak ada akses 'belakang' untuk membocorkan data pelanggan tanpa sepengetahuannya.

"Itu (akses) tidak mungkin," ucapnya seperti dilansir Reuters.

Sebelumnya, sangghan serupa juga disampaikan Zhengfei ketika diwawancara BBC. Ia kembali menyanggah tudingan soal aksi spionase yang dituduhkan AS kepada perusahaann yang didirikannya.

"Tidak ada cara bagi AS untuk menghancurkan kami. Dunia tidak akan meninggalkan kami karena kami lebih maju. Bahkan jika mereka memengaruhi lebih banyak negara untuk sementara tidak menggunakan perangkat kami, kami akan selalu bisa memperkecil skala," ucapnya saat diwawancara BBC.

Trump mengeluarkan larangan bagi perusahaan AS yang mengembangkan teknologi 5G untuk menggunakan perangkat besutan Huawei. AS menuding Huawei sebagai alat spionase bagi intelijen China. AS menyerukan negara-negara sekutunya untuk memblokir perangkat Huawei. (Reuters/evn)