Arab Saudi Buat Aplikasi 'Awasi' Perempuan

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 17/02/2019 07:00 WIB
Arab Saudi Buat Aplikasi 'Awasi' Perempuan Ilustrasi. (REUTERS/Lucas Jackson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi membela keberadaan aplikasi seluler yang memungkinkan pria untuk melacak kerabat perempuannya. Pembelaan ini dikeluarkan setelah kelompok hak asasi manusia dan seorang anggota parlemen AS mengkritik keberadaan aplikasi tersebut.

Absher, aplikasi ramai dibicarakan ini memiliki layanan untuk semua anggota masyarakat, termasuk perempuan, orang tua hingga orang yang memiliki kebutuhan khusus. Dilansir dari AFP, Kememterian Dalam Negeri Arab Saudi mengungkapkan aplikasi tersebut gratis dan memungkinkan pengguna memperbaharui paspor, visa dan mempermudah layanan elektronik lainnya.

Aplikasi gratis ini tersedia di smartphone Android dan Apple. Sayangnya, para kritikus mengatakan aplikasi ini memungkinkan pelecehan terhadap perempuan dan anak dengan memungkinkan laki-laki untuk melacak gerakan mereka.
CEO Apple Tim Cook mengatakan kepada US National Public Radio awal minggu ini bahwa dia belum pernah mendengar aplikasi tersebut, tetapi akan segera memeriksanya. 


Senator AS Ron Wyden telah meminta Apple dan Google untuk menghapus aplikasi tersebut, dengan alasan di Twitter bahwa aplikasi tersebut itu mempromosikan praktik-praktik pelecehan terhadap wanita.

Di bawah hukum Saudi, perempuan harus memiliki persetujuan dari suami atau kerabat dekat pria untuk memperbarui paspor atau meninggalkan negara.

Kerajaan telah menahan sejumlah aktivis hak asasi manusia dan wanita, beberapa dari mereka dituduh merusak keamanan nasional, dengan sedikit informasi publik tentang keberadaan mereka atau status hukum kasus mereka. (age/age)