Beda 'Kasta' Startup Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn

CNN Indonesia | Senin, 18/02/2019 08:38 WIB
Beda 'Kasta' Startup Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn Ilustrasi Gojek merupakan salah satu dari empat unicorn Indonesia. (Foto: Dok. Go-Jek Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam debat kedua capres 2019, capres nomor urut 01 Joko Widodo sempat melontarkan pertanyaan kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal upaya mendukung pengembangan unicorn.

Istilah unicorn sangat erat kaitannya dengan perkembangan perusahaan rintisan (startup) teknologi. Selain unicorn, 'kasta' valuasi startup juga mengenal istilah decacorn dan hectocorn.

Sebutan unicorn pertama kali diperkenalkan oleh pemodal kapital Aileen Lee pada tahun 2013. Lee menggunakan sebutan unicorn untuk mendefinisikan perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan model bisnis tak biasa dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.


CB Insight dalam laporannya pada Januari 2019 mencatat saat ini ada lebih dari 300 unicorn di seluruh dunia.

Empat perusahaan asal Indonesia yakni Traveloka, Bukalapak, Gojek, dan Tokopedia masuk dalam daftar unicorn dunia yang memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar.

Diantara 300 unicorn, tidak sedikit perusahaan yang 'naik kelas' menjadi decacorn dan calon hectocorn. Kedua istilah ini merupakan kasta perusahaan yang lebih tinggi di ranah startup.

Decacorn sendiri merupakan perusahaan dengan valuasi US$10 miliar. Sementara hectocorn memiliki valuasi US$100 miliar.

Dari 300 unicorn, CB Insight mencatat ada 15 perusahaan di dunia yang naik kasta menjadi decacorn. China dan Amerika Serikat mendominasi daftar decacorn baru dunia.

Kesebelas decacorn tersebut antara lain Bytedance (valuasi US$75 miliar), Uber (US$72 miliar), Didi Chuxing (US$56 miliar), WeWork (US$47 miliar), Airbnb (US$29,3 miliar), SpaceX (US$21,5 miliar), Stripe (US$20 miliar), JUUL Labs (US$15 miliar), Epic Games (US$15 miliar), Pinterest US$12,3 miliar), Bitmain Technologies (US$12 miliar), Samumed (US$12 miliar), Lyft (US$11,5 miliar), Grab (US$11 miliar), Palantir Technologies (US$11 miliar), Global Switch (US$11,08 miliar). Sementara Infor, DJI Innovations, One97 Communications dan Gojek masing-masing memiliki valuasi US$10 miliar.

Daftar ini sejalan dengan pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan satu perusahaan dengan status unicorn yang naik kelas menjadi decacorn dalam sebuah kesempatan awal Desember lalu.

"Tinggal satu ronde transaksi (pendanaan) lagi mereka akan menjadi decacorn," jelas Rudiantara, Jumat (7/12).

[Gambas:Video CNN] (evn)