Perusahaan Teknologi Mulai Setop Pakai Bungkus Plastik

CNN Indonesia | Senin, 28/01/2019 11:06 WIB
Perusahaan Teknologi Mulai Setop Pakai Bungkus Plastik Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung akan memberhentikan kemasan plastik dalam produk-produk yang mereka jual untuk lingkungan yang berkelanjutan.  Dilansir dari Mashable, nantinya ponsel Samsung akan dibungkus menggunakan kertas daur ulang dan kemasan berbasis bio.

Divisi elektronik perusahaan mengumumkan kebijakan 'zero waste' tersebut pada baru Minggu (26/1). Samsung melibatkan perubahan kemasan produk untuk ponsel, tablet, dan produk yang dapat dikenakan.

Saat ini, bungkus dalam dus ponsel berbahan plastik akan diganti cetakan pulp dengan bentuk yang serupa. Aksesori ponsel pun akan dibungkus dengan bahan yang ramah lingkungan. Pengisi daya ponsel Samsung bahkan akan berubah dari lapisan mengkilap ke matte sehingga perusahaan tidak perlu menggunakan film perlindungan plastik.
Peralatan seperti TV, lemari es, mesin cuci, dan produk dapur lainnya tidak akan lagi datang dalam kantong plastik standar, tetapi tas yang terbuat dari plastik daur ulang dan bioplastik.


Bahan-bahan pembungkus tersebut akan terbuat dari bahan biomassa seperti lemak nabati, tepung jagung, atau tebu.

Strategi ini berarti akan membuat Samsung menggunakan bahan yang ramah lingkungan untuk kemasan dan manualnya. Perubahan kemasan harus dimulai pada paruh kedua tahun 2019. Pengadaan kertas baru akan dilakukan pada tahun 2020.
Sebelumnya, Apple juga memperhatikan limbah kemasannya. Pada 2017, pembuat iPhone menyusun rencana untuk sumber kertas dan plastik.

Perusahaan mulai memeriksa ulang bahan kemasan pada 2015. Bahkan pada 2012, kemasan iPod adalah biodegradable, jadi Apple telah berpikir selama bertahun-tahun tentang Great Pacific Garbage Patch - pada dasarnya sebuah pulau sampah plastik yang dikembangkan di Pasifik. (age/age)