Misi ESA

Pendaratan di Komet Rekam Suara Misterius

Aditya Panji , CNN Indonesia | Kamis, 13/11/2014 11:04 WIB
Pendaratan di Komet Rekam Suara Misterius Komponen magnetometer pada wahana antariksa Rosetta merekam suara misterius dari Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko pada Agustus 2014 (Reuters/ESA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Misi pendaratan pertama di komet oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) menangkap suara misterius dari Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko yang diprediksi berasal dari medan magnet di lingkungan komet. Para ilmuwan ESA menyebutnya "Nyanyian Komet."

Menurut ESA, suara misterius itu direkam oleh komponen magnetometer dari wahana antariksa Rosetta. Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko "bernyanyi" di frekuensi 40 sampai 50 milihertz. Suara ini sejatinya tidak dapat didengar oleh telinga manusia yang memiliki keterbatasan pendengaran 20 sampai 20.000 hertz.

Dari hasil rekaman Rosetta, nyanyian dari komet itu terdengar seperti suara mesin sepeda motor. Perlahan, suara itu meninggi lalu terdengar seperti hembusan angin, dan terdengar lagi seperti suara mesin sepeda motor. (Suara bisa didengarkan di tautan ini)

Rosetta merekam suara itu pada Agustus 2014 ketika terbang di sekitar 100 kilometer dari orbit Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko.

Para ilmuwan ESA belum bisa memastikan dari mana suara itu berasal, meskipun telah ada sejumlah prediksi. Ilmuwan ESA memprediksi suara itu dihasilkan ketika partikel netral dari komet terkelupas ke ruang angkasa dan menghasilkan muatan listrik melalui ionisasi.

"Ini sangat menarik karena hal ini benar-benar baru bagi kita," kata Karl-Heinz Glaßmeier, Kepala Ruang Angkasa Fisika Technische Universität di Braunschweig, Jerman. "Kami masih bekerja untuk memahami proses fisika apa yang terjadi," lanjutnya seperti dikutip dari blog resmi ESA.

Magnetometer pada wahana antariksa Rosetta dirancang untuk memantau interaksi komet dengan angin yang dihasilkan dari gerakannya dan plasma yang dipancarkan dari matahari.

Rosetta dan Philae, yang merupakan misi tanpa awak, punya tugas mengumpulkan data tentang komet untuk membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang proses terbentuknya planet, tata surya, hingga kemunculan kehidupan.

Philae merupakan pesawat robotika berbentuk kotak seperti mesin cuci dengan bobot sekitar 100 kg, yang berhasil melakukan pendaratan pertama di Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko. Ia akan memelajari permukaan dan melakukan pengeboran pada komet. Data-data itu akan dikirim ke bumi untuk diteliti oleh para ilmuwan.

Philae sendiri diluncurkan oleh wahana antariksa Rosetta pada Kamis (13/11). Para ilmuwan ESA meluncurkan Rosetta pada 2004 silam.