Danantara Tugaskan Len Industri Garap Chip AI untuk Mobil Nasional

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 10:02 WIB
Gedung Len Industri.
Danantara menugaskan Len Industri memimpin pengembangan chip otomotif berbasis AI untuk memasok kebutuhan proyek mobil nasional. (Len Industri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menugaskan PT Len Industri (Persero) memimpin pengembangan chip otomotif berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memasok kebutuhan proyek mobil nasional. Dalam pengembangannya, Len juga bisa bekerja sama dengan produsen arsitektur chip.

Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengatakan satu unit kendaraan sedikitnya membutuhkan 600 hingga 700 chip semikonduktor.

"Karena besarnya kebutuhan, penguasaan teknologi ini menjadi kunci utama penguatan industri otomotif dan elektronika dalam negeri," kata Sigit di sela LEN Technology Day di ITB Innovation Park, Bandung, dikutip Antara, Rabu (7/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum penugasan ini, pemerintah telah menunjuk Len sebagai pelaksana pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penunjukan itu tertuang dalam surat penugasan dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tertanggal 12 Agustus 2026, yang merujuk arahan Presiden pada Rapat Terbatas 14 Juli 2026.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Setia Diarta menyebut Len berperan sebagai lead integrator program Molinas.

Target 15.000 insinyur

Sigit menyebut salah satu tantangan utama pengembangan teknologi semikonduktor adalah kelangkaan talenta.

Untuk mengatasinya, Danantara menargetkan pelatihan dan sertifikasi bagi minimal 15.000 insinyur di bidang semikonduktor, bekerja sama dengan berbagai universitas seperti Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Dalam waktu 3-4 tahun ke depan kita akan melakukan training bahkan certification training ke minimum 15.000 engineers di bidang semikonduktor. Nanti LEN kita beri tugas sebagai leading sector untuk chip berbasis AI otomotif," ujar Sigit.

Ia menjelaskan Danantara, termasuk dalam pembuatan mobil listrik, menerapkan strategi triangle yang menyatukan sektor industri, investasi, serta pusat riset dan SDM unggulan (R&D).

"Karenanya saya senang kita melakukan acara ini di ITB Innovation Park. Nah, tujuan utama dibangunnya ITB Innovation Park memang untuk itu. Untuk menjadi melting pot antara industri dan research and development menjadi inovasi nasional," tutur Sigit.

(fea/fea)
placeholder