Pemerintah Tunjuk Len Industri Pelaksana Motor Listrik Nasional

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 08:39 WIB
Gedung Len Industri.
Len Industri ditunjuk Kementerian Sekretariat Negara sebagai pelaksana Motor Listrik Nasional pada 12 Agustus 2026. (Len Industri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah telah menunjuk PT Len Industri sebagai pelaksana pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas). Penunjukan ini diresmikan dalam surat penugasan nomor B-15/M/SDK/KI.00/08/2026 dari Menteri Sekretaris Negara kepada direktur utama perusahaan.

"Dalam rangka mewujudkan kemandirian industri otomotif nasional serta memperkuat hilirasi industri, Bapak Presiden pada Rapat Terbatas tanggal 14 Juli 2026 memberikan arahan bahwa PT Len Industri (Persero) ditugaskan menjadi pelaksana Program Pengembangan Motor Listrik Nasional," bunyi sebagian isi surat itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada surat yang tertulis tanggal 12 Agustus 2026 ini juga menetapkan mandat Len Industri, yaitu melaksanakan program secara terkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait.

Lalu dokumen yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ini memerintahkan perusahaan melaporkan secara berkala pelaksanaan mandat kepada presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lead integrator

Berdasarkan penjelasan Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, saat berbicara dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (10/9), Len berperan sebagai 'lead integrator'.

"PT Len ini akan menjadi nantinya lead integrator dari program Motor Listrik Nasional," kata dia.

Berdasarkan materi pemaparan Setia, ekosistem Molinas sepenuhnya melibatkan Danantara. Dalam hal ini Len berperan di bidang desain dan R&D, manufaktur dan perakitan serta penyediaan stasiun cas.

Pada bidang produksi baterai didukung Indonesia Battery Corporation (IBC), distribusi (bengkel dan aftersales) melibatkan Koperasi Merah Putih dan BUMN, serta pendanaan dan pembiayaan melibatkan PT Sarana Multi Infrastruktur.

"Ini adalah ekosistem Molinas dan hampir semuanya nanti akan melibatkan Danantara dalam prosesnya, baik R&D Len akan menjadi lead integrator, battery nanti akan melibatkan CATIB dan CATL yang saat ini sudah selesai dibangun di Karawang," papar Setia.

Len sendiri saat ini sedang mengembangkan motor trail listrik, Electrical Bike Sprint, yang diklaim dirancang, diuji dan dirakit di Indonesia.

Sprint membawa motor elektrik 3.000 Watt, disebut bisa dikendarai hingga 60 kilometer dengan jarak kecepatan hingga 80 km per jam. 

(fea)
placeholder