Xpeng Indonesia Minta Konsumen X9 ke Dealer Jika Ada Masalah Suspensi

CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 15:00 WIB
Xpeng Indonesia mengimbau konsumen X9 yang mengalami kendala pada mobilnya di bagian suspensi udara untuk segera menghubungi dealer terdekat.
Xpeng Indonesia mengimbau konsumen X9 yang mengalami kendala pada mobilnya di bagian suspensi udara untuk segera menghubungi dealer terdekat. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Era Inovasi Otomotif selaku distributor Xpeng di Indonesia mengimbau konsumen X9 yang punya keluhan pada komponen suspensi udara (front air spring) untuk segera menghubungi dealer terdekat.

Imbauan ini untuk memastikan konsumen mendapatkan pemeriksaan dan penanganan, menyusul langkah recall Xpeng X9 di sejumlah negara, termasuk China dan Malaysia.

Meski demikian, Xpeng Indonesia memastikan hingga saat ini belum menerima laporan dari konsumen di Tanah Air terkait masalah pada komponen suspensi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, Xpeng Indonesia juga masih berkoordinasi dengan Xpeng Global untuk memastikan apakah persoalan yang sama turut berdampak terhadap unit X9 yang dipasarkan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara pertama di luar China yang memproduksi mobil Xpeng secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD). Perusahaan menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk kolaborasi perakitan tersebut.

"Ini kami masih lihat apakah ada impact-nya atau tidak. Kami masih kolaborasi sama teman-teman di Xpeng Global," kata Vice President Marketing Era Inovasi Otomotif Hari Arifianto di Tangerang, Senin (31/8).

Hari melanjutkan Xpeng Indonesia siap melakukan penggantian komponen apabila ditemukan masalah pada kendaraan konsumen. Mereka juga mengklaim proses perbaikan akan dilakukan dengan cepat karena perusahaan telah berkomitmen dalam menjaga ketersediaan suku cadang.

"Tapi kalau pun ada ya, kita langsung ganti kok. Cukup cepat ya. Karena kita sudah komitmen ketersediaan part-nya," ucap dia.

Hari menjelaskan jumlah X9 yang beredar di Indonesia saat ini belum terlalu banyak. Kondisi tersebut menguntungkan perusahaan untuk dapat bergerak cepat apabila ada konsumen yang membutuhkan penanganan.

Hari menambahkan faktor cuaca, khususnya suhu panas ekstrem, menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan masalah suspensi tersebut.

"Karena memang cuaca ekstrem. Karena panas yang ekstrem," ujarnya.

Xpeng global telah mengampanyekan recall X9. Program ini dilakukan menyusul ditemukannya potensi kendala pada pegas udara (air springs) bagian depan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Langkah ini dipicu kebijakan recall yang pertama kali diterapkan di China. Berdasarkan dokumen resmi bernomor S2026M0082V yang diajukan kepada Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR), penarikan tersebut mencakup 33.473 unit X9 yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025.

Unit yang terdampak memiliki tingkat kekedapan udara pada pegas depan, sehingga memicu risiko kebocoran udara secara bertahap, terutama jika sering digunakan dalam kondisi cuaca panas dan lembap.

Mengikuti langkah tersebut, Bermaz Xpeng di Malaysia telah resmi mengumumkan kampanye recall serupa. Di sana, unit yang dipastikan terdampak akan mendapatkan penggantian total pada komponen perakitan suspensi udara bagian depan secara gratis.

(ryh/mik)
placeholder