Tabrakan Harga Mobil Listrik Vs LCGC, Pilih Mana?

CNN Indonesia
Jumat, 28 Agu 2026 09:16 WIB
VinFast tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 yang digelar di ICE BSD City Tangerang mulai 30 Juli hingga 9 Agustus. Produsen Vietnam ini memamerkan jajaran VF 3 hingga VF MPV 7 dan lini kendaraan Green. (CNN Indonesia/Adhi Wicaks
LCGC kini digempur berbagai model mobil listrik murah yang dilego dengan harga setara. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Persaingan mobil murah di Indonesia kini tidak hanya melibatkan segmen Low Cost Green Car (LCGC). Sejumlah produsen, terutama asal China, ikut bersaing melalui mobil listrik dengan harga relatif terjangkau yang mepet LCGC.

Kondisi ini tentu membuat konsumen memiliki pilihan baru ketika mencari kendaraan untuk kebutuhan harian.

LCGC masih mengandalkan harga jual yang kompetitif, konsumsi bahan bakar irit, serta jaringan layanan purnajual luas. Sementara mobil listrik menawarkan biaya operasional lebih rendah dan teknologi elektrifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan LCGC kini hanya tersedia dari tiga merek, yaitu Daihatsu, Toyota dan Honda. Sementara jenis modelnya hanya ada dua, yakni mini MPV dan hatchback.

Daihatsu menyediakan dua model, yaitu Sigra yang dibanderol Rp144,2 juta hingga Rp173 juta dan Ayla Rp143 juta sampai Rp198,9 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Toyota juga menawarkan dua model kembaran Daihatsu, yaitu Calya Rp170,7 juta hingga Rp193,7 juta dan Agya Rp174,3 juta sampai Rp201,7 juta.

Sementara Honda cuma menghadirkan satu model, Brio Satya, dengan harga Rp170,4 juta hingga Rp206,7 juta.

Menyeberang ke mobil listrik, beberapa model dilego semurah mungkin oleh banyak pabrikan China. Bahkan pergerakannya diproyeksi dapat mengusik pasar LCGC yang telah berjalan sejak 2013.

Pilihannya pun makin beragam, misalnya Wuling Aira EV Rp155 juta dan Rp175 juta. Lalu Air EV dilego Rp214 juta hingga Rp307 juta.

Kemudian Vinfast VF3 Rp156 juta (sewa baterai) dan Rp230,13 juta (kepemilikan baterai). Ada juga Chery QQ Rp249,9 juta dan Rizz Rp269,9 juta, sementara Seres E1 Rp189 juta dan Rp219 juta, serta Changan Lumin Rp222 juta.

Jaecoo juga memiliki mobil listrik terjangkau yaitu J5 EV yaitu Rp279,9 juta dan Rp319,9 juta.

Terakhir ada BYD Atto 1 yang tersedia dalam tiga varian dan dilego Rp199 juta hingga Rp245 juta.

LCGC

Daihatsu
Sigra Rp144,2 juta-Rp173 juta
Ayla Rp143 juta-Rp198,9 juta

Toyota
Calya Rp170,7 juta-Rp193,7 juta
Agya Rp174,3 juta-Rp201,7 juta

Honda
Brio Satya Rp170,4 juta-Rp206,7 juta

Mobil listrik murah

Wuling
Aira EV Rp155 juta-Rp175 juta
Air EV Rp214 juta-Rp307 juta

Vinfast
VF3 Rp156 juta (sewa baterai) dan Rp230,13 juta (beli baterai).

Seres
E1 Rp189 juta-Rp219 juta

BYD
Atto 1 Rp199 juta-Rp245 juta

Changan
Lumin Rp222 juta

Chery
Q Rp249,9 juta-Rizz Rp269,9 juta

Jaecoo
J5 EV Rp279,9 juta-Rp319,9 juta

(ryh/fea)
placeholder