Farizon Mulai Rakit Van Listrik di Jawa Barat

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 14:30 WIB
Farizon Auto resmi memulai babak baru dengan menghadirkan kendaraan komersial berbasis listrik yang telah dirakit secara lokal. Mereka menggandeng Handal Indonesia Motor (HIM) untuk proses manufaktur.
Farizon Auto mulai merakit kendaraan komersial bertenaga listrik yang telah dirakit secara lokal di Handal Indonesia Motor (HIM). CNN Indonesia/Rayhand Purnama
Purwakarta, CNN Indonesia --

Farizon Auto resmi memulai babak baru dengan menghadirkan kendaraan komersial bertenaga listrik yang telah dirakit secara lokal di Handal Indonesia Motor (HIM).

"Hari ini kita bersama-sama menyaksikan kendaraan pertama dari pabrik KD (knock down) Farizon New Energy Commercial Vehicle di Indonesia," kata Mike Fan, CEO Farizin New Energy Commercial Vehicle Group di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Menurutnya ini bukan hanya sekadar kendaraan yang berhasil dirakit lokal. Melainkan juga langkah penting perusahaan dalam membangun sinergi industri, manufaktur lokal, hingga pengembangan transportasi ramah lingkungan di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam membangun pasar Indonesia, tujuan kami bukan hanya sekadar menghadirkan produk, tetapi juga membangun kehadiran kuat dan berkelanjutan di Indonesia," ucap Mike.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unit pertama yang dirakit lokal adalah V8E, sebuah van listrik yang diperkenalkan pertama kali pada April 2026.

"Unit V8E pertama yang hari ini berhasil keluar dari lini produksi merupakan hasil berharga dari kerjasama yang erat dan upaya bersama dari kedua belah pihak," ungkap dia.

V8E merupakan memiliki dimensi total panjang 5.395 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.985 mm, serta jarak antara sumbu roda 3.600 mm. Total berat model ini saat beroperasi penuh mencapai 3.500 kg.

Van ini mengusung baterai lithium iron phosphate berkapasitas 65 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan daya puncak 110 kW dan torsi 220 Nm.

Jarak tempuh maksimum Farizon V8E ini mencapai 310 km dalam kondisi beban maksimal.

"Farizon hadir dengan fokus yang jelas. Ini demi untuk dukung mobilitas transformasi masa depan berkelanjutan," ungkap dia.

(ryh/mik)
placeholder