Test Drive Mitsubishi Xforce HEV: Nyaman dan Irit BBM
Mitsubishi Xforce HEV menjadi salah satu pilihan baru di segmen SUV elektrifikasi di Indonesia. Mitsubishi Xforce HEV menggunakan mesin kode 4A92 1.600 cc 4-silinder Atkinson Cycle yang dipadukan dengan motor listrik.
Saya berkesempatan menguji Xforce HEV secara singkat dengan rute sekitar 100 kilometer dari Tangerang, Jakarta menuju Depok, Jawa Barat.
Rute tersebut cukup beragam. Mobil diajak melaju di jalan tol, melewati jalur padat kendaraan, perkotaan, hingga sempat berhadapan dengan permukaan jalan rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama perjalanan, mobil diisi tiga orang. Oia dalam uji kemudi kali ini saya memastikan AC tetap menyala agar kabin tetap sejuk.
Perbedaan paling mudah antara Xforce HEV dan varian bensin ada ada pada detail-detail tertentu. Mitsubishi memberikan pelek khusus berukuran 18 inci, emblem Hybrid EV di beberapa bagian bodi, serta aksen gril depan yang membedakannya dari model biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lampu belakang juga menggunakan model clear smoke yang membuat penampilan belakang lebih tegas.
Lihat Juga : |
Interior Xforce HEV
Begitu sampai di kabin, perbedaan yang cukup terasa adanya penggunaan electric shifter. Pengoperasiannya lebih ringkas dan memberikan kesan modern pada area konsol tengah.
Secara keseluruhan karakter desain Xforce yang sangat modern masih dipertahankan. Mitsubishi justru lebih banyak memberikan perhatian pada kenyamanan dan kelengkapan fitur.
Mitsubishi Xforce HEV dibekali frameless panoramic roof, kabin yang lapang, bangku belakang dengan delapan pengaturan kenyamanan, Dual Auto AC dengan NanoeX, power driver seat, power tailgate, ambient lighting, hingga sistem audio Yamaha Premium pada varian tertentu.
Motor listrik lebih dominan
Begitu berada di balik kemudi, saya sangat tertarik pada sistem hybrid-nya. Mesin bensin yang dikombinasikan dengan motor listrik terasa menghentak begitu pedal gas diinjak agak dalam.
Untuk diingat mesin bensinnya menghasilkan 107 PS dengan torsi 134 Nm dan motor listriknya menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi 255 Nm.
Dalam kondisi tertentu, motor listrik menjadi sumber tenaga utama. Terutama ketika mobil mulai bergerak, berjalan pada kecepatan rendah seperti menghadapi lalu lintas perkotaan Jakarta yang terkenal padat.
Mesin bensin kemudian bekerja secara otomatis ketika sistem membutuhkan tambahan tenaga atau saat baterai perlu diisi.
Karakter seperti ini terasa ketika mobil bergerak di jalan perkotaan. Respons awal mobil terasa ringan karena tenaga langsung datang dari motor listrik.
Menariknya, Mitsubishi menggunakan sistem two-speed transaxle yang memungkinkan motor listrik tetap berperan ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi. Artinya, sistem hybrid Xforce tidak hanya mengandalkan motor listrik ketika mobil berada dalam kondisi stop and go saja.
Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar sebelumnya menjelaskan sistem tersebut memungkinkan motor listrik tetap bekerja ketika mobil dipacu lebih dari 100 km per jam.
Hasilnya, usai menempuh sekitar 100 kilometer perjalanan dengan kondisi jalan beragam, MID mencatat rata-rata konsumsi bahan bakar 21 km per liter.
Angka tersebut didapat dengan rata-rata kecepatan sekitar 43 km per jam.
Berdasarkan klaim perusahaan, Mitsubishi Xforce HEV mampu mencapai konsumsi 27 km per liter dan menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dengan tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter terisi penuh.
Selama perjalanan kami juga sempat menggunakan sejumlah mode berkendara selain EV, seperti halnya Tarmac untuk memberikan karakter berkendara lebih responsif ketika mobil digunakan di jalan beraspal.
Lihat Juga : |
Fitur keselamatan cukup lengkap
Dari sisi keselamatan, Xforce HEV dibekali sejumlah fitur bantuan pengemudi di antaranya Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow, Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), dan Multi Around Monitor (MAM).
Mitsubishi juga menyediakan Premium Package pada varian Ultimate dan HEV. Paket ini mencakup Dynamic Sound Yamaha Premium, smartphone wireless charger, TPMS, power tailgate, power driver seat, hingga ambient lighting.
Kesimpulan
Dari perjalanan ini, hal paling menarik dari Xforce HEV bukan hanya perubahan desain, melainkan sistem hybrid yang menjadi senjata utama.Mobil menyuguhkan kenyamanan, belum lagi menjanjikan efisiensi maksimal untuk sebuah SUV hibrida lima penumpang bisa diacungi dua jempol.
Harga Mitsubishi Xforce HEV dijual hampir Rp500 juta. Harga yang kompetitif untuk segmen SUV hybrid di Indonesia.
(tim/mik)[Gambas:Video CNN]

