Jaecoo Buka Ruang Personalisasi SUV Listrik J5 EV
Jaecoo Indonesia membuka ruang personalisasi untuk SUV listrik J5 EV lewat kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Pabrikan menyebut pendekatan modifikasi dalam kolaborasi ini bukan sekadar mempercantik tampilan, melainkan memperkuat karakter desain asli mobil sekaligus merepresentasikan karakter dan gaya hidup pemiliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pasar Indonesia, J5 EV dijual dalam dua varian. Situs resmi Jaecoo Indonesia mencantumkan harga Rp279,9 juta untuk varian Standard dan Rp309,9 juta untuk varian Premium.
Keduanya memakai motor listrik berdaya 155 kW atau setara 210 PS dengan torsi 288 Nm dan penggerak roda depan. Varian Premium membawa baterai 60,9 kWh yang diklaim sanggup menempuh 461 km berdasarkan siklus pengujian NEDC, dengan daya pengisian maksimal 130 kW dan akselerasi 0-100 km per jam 7,3 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berangkat dari surfing
Peran 347 Homebreaks dipegang Dendy Darman. Menurut keterangan pabrikan, ia menghubungkan J5 EV dengan gaya hidup, desain, dan identitas personal pemiliknya.
Fokusnya disebut bukan membuat tampilan mobil terlihat "ramai" atau terlalu banyak dimodifikasi, melainkan menghadirkan sentuhan yang terasa natural bagi mereka yang gemar menjelajah kota maupun berlibur akhir pekan.
"Kita terinspirasi awalnya dari surfing, pada saat mobil ini ada, siluet nya pas banget dengan model dan gaya kita. Dan juga mobil ini sesuai dengan kegiatan kita, modelnya outdoor, tetapi masih sesuai dipakai di perkotaan dan di tempat terpencil," ujar Founder 347 Homebreaks Dendy Darman, dikutip dari keterangan resmi Jaecoo Indonesia, Minggu (2/8).
Dari sisi dimensi, bodi J5 EV tercatat 4.380 mm x 1.860 mm x 1.650 mm dengan jarak sumbu roda 2.620 mm. Jaecoo memiliki ground clearance 200 mm dan kemampuan menerjang genangan air hingga 450 mm.
Modifikasi proper
NMAA kebagian peran menerjemahkan personalisasi tersebut ke pendekatan modifikasi yang dinilai relevan dan fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
"Modifikasi yang proper itu modifikasi yang aman untuk digunakan sehari-hari dan juga bisa mempersonalisasikan apa yang kita gunakan sesuai dengan styling kita sendiri dan mobilnya di dandanin sesuai dengan personalisasi pemiliknya," kata Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat Andre Mulyadi.
NMAA menilai J5 EV sudah memiliki fondasi desain dan karakter SUV yang kuat sehingga hanya membutuhkan sentuhan yang tepat tanpa kehilangan identitas aslinya.
Modifikasi itu sekaligus disebut menjadi cara menunjukkan fleksibilitas J5 EV dalam mendukung beragam gaya hidup, mulai dari mobilitas perkotaan hingga aktivitas dan hobi di luar ruang.
Lihat Juga : |
Kanvas putih
Bagi Jaecoo, kolaborasi ini menjadi contoh J5 EV yang dirancang dengan karakter desain kuat namun tetap terbuka terhadap personalisasi yang relevan dengan gaya hidup pemiliknya.
"Prinsip dari Jaecoo sendiri sebenarnya adalah co-creation, selalu melakukan kolaborasi untuk sebuah karya, karena kita melihat tanpa ada kolaborasi dan kreativitas, kita tidak akan pernah ada, kita ingin mempertemukan dua orang ini dan canvas putihnya ada di JAECOO J5, dan kita ingin memberikan inspirasi baru dan tampilan baru dalam JAECOO J5," ucap Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama.
(fea)[Gambas:Video CNN]

