GIIAS 2026

Jetour Andalkan Garansi Panjang demi Jaga Harga Bekasnya

CNN Indonesia
Sabtu, 01 Agu 2026 19:30 WIB
Jetour T2
Jetour mengandalkan garansi panjang dan perawatan gratis demi menjaga kondisi mobilnya tetap prima dan harga jual kembalinya terjaga. (CNNIndonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jetour mengandalkan garansi berperiode panjang sebagai salah satu cara menjaga harga jual kembali kendaraannya. Menurut perusahaan, garansi berfungsi memastikan mobil tetap terawat sehingga kondisinya tidak bermasalah ketika berpindah tangan.

"Kalau dibilang second hand, salah satunya kita sudah menyediakan garansi itu tadi. Garansi itu kan sebenarnya bagaimana cara kita menjaga mobil agar tetap dalam kondisi prima, baik, terawat. Sehingga ketika dibutuhkan itu mobil tidak ada masalah," kata Sales & Network Director PT Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Jumat (31/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai jejak perawatan yang tercatat rapi akan terbaca oleh calon pembeli berikutnya.

"Jika melihat riwayat perawatan yang mengikuti arahan dari Jetour tentu saja itu akan menjadi nilai plus untuk konsumen kedua yang akan membeli, karena semuanya dalam kondisi prima," ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Garansi T2 i-DM

Periode garansi terpanjang saat ini melekat pada Jetour T2 i-DM. Model tersebut mendapat garansi kendaraan selama 6 tahun tanpa batasan kilometer, mencakup kendaraan dan mesin.

Adapun komponen kelistrikannya diberi garansi terpisah selama 8 tahun atau hingga 160.000 kilometer. Cakupannya meliputi Power Battery dan Drive System, termasuk Control System, Drive Motor, serta Motor Controller.

Selain garansi, pembeli T2 i-DM dibebaskan dari biaya perawatan berkala selama 3 tahun atau hingga 30.000 kilometer, mengikuti jadwal yang tercantum dalam buku servis.

Aftersales Deputy Director PT Jetour Sales Indonesia Wildan Suyuthi menyebut dukungan itu bagian dari layanan yang berlanjut setelah kendaraan diserahkan.

"Kami ingin memastikan setiap konsumen mendapatkan rasa tenang dalam perjalanan mereka, mulai dari dukungan garansi dan perawatan berkala, ketersediaan suku cadang, hingga layanan konsumen yang siap membantu ketika dibutuhkan," kata Wildan.

Bagi Michael, program perawatan gratis sekaligus menjadi alat untuk menarik konsumen kembali ke bengkel resmi.

"Mungkin salah satunya dari kita tetap menjalankan free maintenance, mengimbau konsumen untuk datang ke aftersales kita supaya kondisinya prima dan harga jualnya lebih baik di masa mendatang," ucapnya.

(fea)


[Gambas:Video CNN]