Toyota Umumkan Recall Land Cruiser 300 dan Lexus LX di Indonesia

CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 16:30 WIB
Land Cruiser 300 dan Lexus LX disebut berpotensi punya masalah di ECU transmisi otomatis sehingga mesti diperiksa di bengkel resmi Toyota.
Land Cruiser 300 dan Lexus LX disebut berpotensi punya masalah di ECU transmisi otomatis sehingga mesti diperiksa di bengkel resmi Toyota. (Toyota)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan program penarikan kembali (recall) untuk model premium Land Cruiser 300 dan Lexus LX di Indonesia. Langkah ini dilakukan terkait pembenahan pada komponen ECU transmisi otomatis.

Merek Jepang ini mengimbau pelanggan Land Cruiser 300 dan Lexus LX tahun produksi tertentu untuk melakukan pengecekan ECU transmisi otomatis di bengkel resmi terdekat. Perusahaan tak menjelaskan lebih rinci jumlah unit terlibat, termasuk model dengan tahun produksi yang dimaksud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Toyota recall dibutuhkan sebab mereka menemukan potensi gangguan pada komponen tersebut yang dapat memengaruhi kinerja kendaraan dalam kondisi tertentu.

"Saat ini, kami menemukan ada beberapa komponen kendaraan pada SUV Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan perbaikan jika dibutuhkan," kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily dalam keterangan resmi, dikutip Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX diketahui menggunakan transmisi otomatis 10-percepatan yang mengandalkan linear solenoids untuk menghasilkan perpindahan gigi halus dan responsif. Namun, dalam kondisi mengemudi tertentu, terdapat potensi kegagalan pada solenoid yang dapat mengganggu komunikasi antara ECU transmisi dan ECU mesin.

Masalah ini berisiko menyebabkan putaran mesin berlebih (over-revving) pada gigi tertentu serta berdampak pada performa kendaraan, termasuk potensi penurunan daya saat melaju di kecepatan tinggi.

Selain itu, terdapat pula kemungkinan kebocoran cairan transmisi yang dapat memengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan. Untuk itu, pelanggan diminta segera melakukan pengecekan ke bengkel resmi.

Proses pemeriksaan dan pembaruan perangkat lunak ECU transmisi diperkirakan memakan waktu sekitar 60 menit dan dilakukan tanpa biaya.

"Dengan segala kerendahan hati, kami mengajak pelanggan untuk mengeceknya di website Toyota, menghubungi call center, atau datang langsung ke bengkel resmi terdekat," ungkap Jap.

Di sisi lain, Toyota juga mengingatkan pelanggan model Alphard, NAV1, Camry, Corolla, Vios, dan Yaris tahun produksi 2001-2016 untuk melakukan pengecekan airbag inflator penumpang depan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan pengembangan airbag yang disertai serpihan logam di beberapa negara lain. Toyota memastikan ingin mencegah potensi serupa terjadi pada kendaraan yang dipasarkan di Indonesia. Program ini sendiri telah berjalan sejak 2015.

"Worry-free dan gratis, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Toyota untuk menjamin keselamatan berkendara semua orang," kata Bansar Maduma, Direktur Pemasaran TAM.

(ryh/fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]