Ratusan Harley-Davidson Bakal Touring Besar, Sisir Jakarta Hingga Bali

CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 13:41 WIB
H.O.G Anak Elang Harley-Davidson akan menggelar touring 125 riders Jakarta-Bali pada 6-10 Mei 2026.
H.O.G Anak Elang Harley-Davidson akan menggelar touring 125 riders Jakarta-Bali pada 6-10 Mei 2026. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan penggemar motor gede alias moge Harley-Davidson yang berada di bawah naungan H.O.G Anak Elang Harley-Davidson bersiap menggelar ajang touring tahunan. Rute kali ini cukup menantang dan panjang dimulai dari Jakarta menuju Bali.

Suherli, Direktur HOG Anak Elang Jakarta Chapter, menyampaikan kegiatan yang akan melibatkan sedikitnya 125 riders ini bakal dilakukan pada 6-10 Mei 2026.

"Dari 125 anggota ini, nantinya akan dibagi ke dalam lima grup selama perjalanan," kata Suherli di dealer Anak Elang Harley-Davidson, Jakarta, Minggu (26/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan yang sama, Budi Nugraha, Wakil Ketua H.O.G. Anak Elang Jakarta Chapter menegaskan acara kali ini tak hanya fokus pada titik tujuan akhir, melainkan juga keselamatan serta kenyamanan seluruh peserta hingga pengguna jalan lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Touring ini bukan sekadar perjalanan biasa karena melibatkan banyak peserta dengan jarak tempuh panjang. Disiplin serta kesiapan tim menjadi hal yang sangat penting," ujar Budi.

Secara teknis, Budi menerangkan semua peserta bakal dibagi ke dalam lima grup guna memastikan kelancaran lalu lintas selama perjalanan. Lalu setiap grup dikawal dan didukung kendaraan pendamping.

Panitia turut menyiapkan dua unit ambulans lengkap dengan tenaga medis, Special Assistant Support (SAS), tim mekanik, serta mobil pendukung guna mengantisipasi berbagai kondisi di perjalanan.

Kemudian peserta, lanjut Budi, akan memulai perjalanan dari Jakarta menuju Solo, dilanjutkan ke Malang, Banyuwangi, hingga akhirnya sampai Bali.

Seluruh rute juga telah melalui proses survei guna memastikan kelayakan jalan untuk dilalui rombongan moge ini. Secara umum, kondisi jalan dinilai baik, meski terdapat beberapa titik yang perlu diwaspadai, khususnya di wilayah Lumajang dan beberapa ruas dengan perbaikan jalan lainnya.

Menurut Budi perjalanan kali ini akan melewati jalur tengah dan selatan. Pemilihan rute bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas, terutama kendaraan berat seperti Truk dan Bus yang umum melintas di jalur utama utara.

"Meski begitu, tetap ada tantangan seperti kondisi jalan di beberapa daerah yang harus diantisipasi," ungkap Budi.

Kondisi fisik

Selama perjalanan panitia telah menetapkan aturan waktu dan jarak tempuh istirahat guna menjaga fisik para riders. Katanya, para riders hanya boleh berkendara sejauh 100 km nonstop atau maksimal dua jam.

Pada etape Solo-Malang misalnya yang memiliki jarak sekitar 317 kilometer. Peserta akan berhenti tiga kali, termasuk untuk pengisian bahan bakar dan makan siang.

Selain itu panitia juga telah mengadakan sesi safety riding, khususnya bagi anggota baru yang akan mengikuti touring jarak ini.

"Kami juga selalu didukung tim medis dan ambulans selama perjalanan," kata Budi.

Tak hanya fokus pada perjalanan, riding tersebut juga diisi oleh kegiatan sosial di Malang dan Banyuwangi. Bali sendiri dipilih sebagai tujuan akhir karena dikenal memiliki daya tarik tersendiri serta mudah diakses oleh member yang kebetulan tak ikut touring.

Budi pun optimistis kegiatan ini akan berjalan lancar sehingga memberi pengalaman berkesan bagi seluruh peserta.

(ryh/fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]