Wacana Insentif Motor Listrik Muncul Lagi, Masih Dibahas Kemenperin

CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 09:27 WIB
Wacana pemberian insentif sepeda motor listrik kembali mencuat, meski sebelumnya pemerintah menyatakan tak lagi akan memberi bantuan fiskal pada sektor itu.
Ilustrasi. Wacana pemberian insentif sepeda motor listrik kembali mencuat, meski sebelumnya pemerintah menyatakan tak lagi akan memberi bantuan fiskal pada sektor itu. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wacana pemberian insentif sepeda motor listrik kembali mencuat, meski sebelumnya pemerintah menyatakan tak lagi akan memberi bantuan fiskal pada sektor tersebut.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin Setia Diarta mengungkap agenda pemberian insentif fiskal motor listrik masih dalam tahap pembahasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait dengan insentif motor listrik ini masih dalam tahap pembahasan. Jadi saya kalau boleh bilang ini memang ada agenda ke arah sana, tapi memang belum selesai pembicaraan," kata Setia di kantornya, Jakarta, Rabu (22/4).

Ia berharap pembicaraan yang dilakukan bakal berkembang ke dalam sebuah kebijakan. Di sisi lain, pembahasan saat ini diharapkan tak membuat konsumen menunda pembelian, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu kala pemerintah dianggap 'menggantung' kebijakan mengenai insentif motor listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya mudah-mudahan nanti berkembang," ucapnya.

Ia tak mengurai lebih jauh terkait jenis maupun besaran insentif motor listrik yang sedang dibahas lintas kementerian tersebut. Ia hanya memastikan kebijakan ini juga mencakup motor listrik berbasis konversi.

"Jadi ya, posisinya memang dalam tahap pembahasan, untuk motor listrik dan belum ada keputusan. Skenario-skenarionya sudah dikembangkan," kata Setia.

Wacana pemerintah akan kembali menggulirkan insentif motor listrik sebelumnya diamini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi SadAntara

Purbaya mengaku sedang berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Insentif baru itu bakal diberikan untuk motor listrik generasi baru.

"Saya masih akan bicarakan dengan Menteri Perindustrian, kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru," kata Purbaya, pada Jumat (10/4) dikutip dari Antara.

Sehari sebelumnya, Kamis (9/4), Agus Gumiwang juga mengungkap sedang membahas insentif motor listrik dengan Kementerian Keuangan.

"Kita sedang berbicara dengan Kementerian Keuangan khususnya untuk insentif motor listrik," kata Agus ditemui dalam peluncuran buku Ginandjar Kartasasmita di Jakarta pada Kamis.

Agus mengungkap pengembangan motor listrik bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak berbasis fosil.

"Pesan dari Bapak Presiden sangat jelas bahwa semua kendaraan itu ke depan berbasis listrik. Ya, karena memang sekarang semakin kelihatan kepentingannya untuk itu, untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil," ucap Agus.

Agus juga mengungkap bila besar anggaran masih dibicarakan, tapi bisa jadi sama seperti yang sudah diberikan sebelumnya.

Insentif motor listrik pernah diberikan sebesar Rp7 juta untuk pembelian satu unit sejak 2023. Kebijakan ini sempat dilanjutkan ke 2024 namun kuotanya terbatas cuma 60 ribu unit. Setelah kuota habis pemerintah menghentikan pemberian insentif dan tak pernah diperpanjang sampai sekarang.

(ryh/dmi) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]