Mobil Hybrid Mitsubishi Meluncur Tahun Ini, Langsung Diproduksi Lokal
Mitsubishi bakal meluncurkan mobil elektrifikasi baru berjenis hybrid tahun ini di Indonesia. Produk anyar tersebut tidak akan berstatus impor utuh atau CBU, melainkan langsung diproduksi lokal di Tanah Air.
Kepastian ini disampaikan langsung Irwan Kuncoro, Marketing Director Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Kata Irwan peluncuran bakal dilakukan perusahaan pada semester kedua 2026.
"Meluncur semester kedua. Tapi produksi lokal. Pemerintah kan selalu mendorong produksi lokal," kata Irwan di Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Lebih dari itu Irwan enggan memberi bocoran lain terkait calon produk barunya yang sejauh ini diduga Xpander Hybrid tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari pertama penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2), Mitsubishi telah memperlihatkan dua gambar mobil yang masih terselubung tirai hitam untuk mengaburkan identitasnya. Keduanya dikatakan sebagai calon produk anyar untuk pasar Indonesia.
Sementara Atsusi Kurita, Presiden Direktur MMKSI menyatakan debut perdana mobil hybrid anyar Mitsubishi bakal berlangsung pada paruh kedua tahun fiskal 2026, yang diduga setelah Oktober 2026.
"Saya hanya bisa menyampaikan, mobil hybrid ini meluncur paruh kedua tahun fiskal 2026," kata Kurita.
Senada dengan Irwan, Kurita menolak menguraikan model mobil hybrid apa yang akan dirilis. Ia juga enggan menjawab ketika ditanya lebih rinci mengenai jumlah kendaraan hybrid yang akan diluncurkan.
"Tapi apakah satu atau dua produk, saya tak bisa bilang," kata Kurita.
Lihat Juga : |
Mitsubishi dipahami memiliki rekam jejak di segmen elektrifikasi Indonesia dengan Outlander PHEV yang sempat dipasarkan namun penjualannya telah dihentikan. Kemudian Mitsubishi memasarkan L100 EV sebagai pengisi segmen komersial hingga sekarang.
Di satu sisi, Mitsubishi dalam beberapa tahun terakhir disebut-sebut hendak menjual Xpander Hybrid, bahkan memproduksinya secara lokal. Namun Thailand melakukannya dahulu sejak 2024.
(ryh/fea)[Gambas:Video CNN]

