Lepas Umumkan Hasil Evaluasi Komponen CV Joint SUV L8 Patah

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 13:52 WIB
Lepas Indonesia mengumumkan hasil evaluasi menyeluruh terkait temuan komponen penunjang penggerak roda yang patah saat dipakai wartawan.
Ilustrasi. Komponen CV Joint SUV L8 patah saat diuji coba wartawan. CNN Indonesia/Muhammad
Jakarta, CNN Indonesia --

Lepas Indonesia mengumumkan hasil evaluasi menyeluruh terkait temuan komponen penunjang penggerak roda yang patah saat uji coba wartawan di Serpong, Tangerang, Kamis (29/1).

Produsen mobil premium dari Chery Group ini mengatakan temuan hanya terindikasi pada satu unit produksi awal dan pemakaiannya hanya ditujukan untuk proses evaluasi internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanggapan dari Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo

"Menindaklanjuti evaluasi internal atas temuan dalam kegiatan LEPAS L8 Driving Control Challenge pada 29 Januari, LEPAS telah menyelesaikan peninjauan menyeluruh terhadap kendaraan yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa temuan tersebut terjadi pada satu unit dari fase produksi awal yang telah digunakan dalam rangkaian penggunaan evaluatif internal sebagai bagian dari proses validasi standar LEPAS. Kondisi ini bersifat terbatas pada satu unit dan tidak merepresentasikan kondisi, performa, maupun karakter keseluruhan lini produk LEPAS L8.

Unit-unit lain yang digunakan dalam kegiatan tersebut, serta seluruh kendaraan LEPAS L8 yang diproduksi untuk pengiriman kepada konsumen, telah menggunakan spesifikasi komponen terbaru yang dikembangkan melalui proses penyempurnaan berkelanjutan dan telah memenuhi standar kualitas serta keselamatan LEPAS."

Sebelumnya, unit SUV Lepas L8 ini mengalami mogok dan terindikasi masalah di bagian as roda depan kanan saat diuji coba di Pusdik Lantas. Lepas mengatakan komponen yang bermasalah adalah constant velocity joint (CV Joint).

Evaluasi menunjukkan temuan itu terbatas pada satu unit dan tidak merepresentasikan kondisi, performa, serta karakter keseluruhan Lepas L8.

Unit-unit lain yang ikut uji coba serta seluruh produksi mobil Lepas untuk konsumen telah menggunakan spesifikasi komponen terbaru lewat proses penyempurnaan berkelanjutan.

Lepas memastikan seluruh lininya memenuhi standar kualitas dan keselamatan pengguna.

Product Manager Lepas Indonesia Lalu Indra Wirabhakti mengatakan kejadian ini berlangsung dalam proses uji coba pada kondisi ekstrem dan tidak merepresentasikan penggunaan harian biasa.

"Ini kan bumpy test, kalau normalnya sebagai customer kecepatan tidak mungkin (kecepatan) 80-100 km/h," kata Indra.

Menurut Indra, kendaraan apapun jika melewati rintangan dan tekanan yang sama juga akan mengalami kejadian serupa sehingga kejadian itu dinilai lumrah.

"Apa pun mobilnya pasti bakalan seperti itu juga, maksudnya, ibaratnya getarannya tidak selesai-selesai dan itu dalam waktu cepat. It's normal-lah," jelas Indra.

Evaluasi ini dinilai sebagai komitmen Lepas untuk memastikan kualitas, keandalan, dan kesiapan produk sebelum sampai ke tangan konsumen. Setiap temuan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan kualitas kendaraan Lepas.

Lepas berupaya penuh menjaga standar tinggi kualitas keselamatan pengguna dengan melakukan evaluasi berkala dan menerima seluruh masukan dari konsumen.

(iqb/mik)


[Gambas:Video CNN]