Daimler Mulai Ekspor Bus Mercedes-Benz Buatan Cikarang ke Thailand

CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 14:25 WIB
DCVMI mengekspor bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama buatan Laksana Bus Manufaktur ke Thailand.
DCVMI mengekspor bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama buatan Laksana Bus Manufaktur ke Thailand. (DCVMI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) dan Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) meluncurkan bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang untuk dikirim ke Thailand. Bus ini telah memakai bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan Laksana Bus Manufaktur.

Pengiriman ini menandai ekspor pertama bus Mercedes-Benz yang sepenuhnya dirakit di Indonesia ke Thailand. Kehadirannya juga menandai buah kolaborasi antara DCVMI dan industri karoseri bus Indonesia untuk menyuguhkan moda transportasi siap ekspor bagi pasar ASEAN.

"Peluncuran ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyediakan solusi bus lengkap yang memenuhi standar keselamatan Eropa dan regional yang ketat," kata Direktur Utama DCVMI Shravana T. Kumar dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (15/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang lengkap dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama dari Laksana Bus Manufaktur siap diekspor ke Thailand.Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang lengkap dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama dari Laksana Bus Manufaktur siap diekspor ke Thailand. (DCVMI)

Ia juga menyebut melalui fasilitas Cikarang, pihaknya tidak hanya memproduksi kendaraan tetapi juga membangun kepercayaan global terhadap kemampuan manufaktur Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rancangannya, sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 ini telah dilengkapi fitur keselamatan utama, termasuk sistem pengereman anti-lock (ABS) sebagai standar, hingga konfigurasi mesin belakang untuk dinamika kendaraan seimbang.

"Ekspor OH 1626 L Euro 5 ke Thailand mencerminkan fokus jangka panjang kami pada kualitas, keselamatan, dan pertumbuhan berkelanjutan di kawasan ASEAN," ucapnya.

Sementara itu, Laksana Bus Manufaktur memastikan keamanan komprehensif di seluruh bodi bus dan area penumpang. Bus ini diklaim memenuhi standar UNECE R66 untuk perlindungan kecelakaan bus, UNECE R118 untuk bahan interior tahan api, dan ECE R43 untuk kaca keselamatan bersertifikat.

Perlindungan penumpang juga diperkuat melalui kursi dan titik pengikat yang disesuaikan standar UNECE R80, standar sabuk pengaman UNECE R14, serta pintu darurat yang memenuhi regulasi Thailand, misalnya dilengkapi tanda-tanda bercahaya dan kunci eksternal yang dapat dipecahkan.

Desain lampu depan yang baru juga dikembangkan untuk peningkatan visibilitas dan keamanan.

Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang lengkap dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama dari Laksana Bus Manufaktur siap diekspor ke Thailand.Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 buatan pabrik Cikarang lengkap dengan karoseri Legacy SR3 Neo Panorama dari Laksana Bus Manufaktur siap diekspor ke Thailand. (DCVMI)

Direktur Komersial PT Laksana Bus Manufaktur Alvin Arman menambahkan unit ekspor ini membuktikan bodi bus buatan Indonesia dapat sepenuhnya memenuhi standar keselamatan Eropa sembari juga memenuhi persyaratan pasar khusus di Thailand.

"Melalui kolaborasi erat dengan DCVMI, kami telah menghasilkan produk yang menggabungkan keselamatan, kenyamanan, dan desain kontemporer, memperkuat daya saing Indonesia di industri bus regional," kata dia.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]