Pelatih Melbourne Respons Potensi Fans Persib Invasi AAMI Park

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 11:24 WIB
Melbourne Victory's head coach Giovanni Savarese applauds supporters after the AFC Champions League Two football match between Melbourne Victory and FC Seoul at Melbourne Rectangular Stadium in Melbourne on October 14, 2026. (Photo by Martin KEEP / A
Giovanni Savarese berharap fan Persib tidak mendominasi di AAMI Park. (AFP/Martin Keep)
Jakarta, CNN Indonesia --

Giovanny Savarese, pelatih Melbourne Victory, merespons potensi fan Persib Bandung menginvasi atau mendominasi di Stadion AAMI Park.

Victory akan menjamu Persija pada matchday keempat AFC Champions League Two 2026/2027, Rabu (4/11). Setelah kekalahan 0-2 pada leg pertama di Bandung, Victory ingin revans di kandang.

Faktanya, jumlah suporter Victory yang hadir langsung ke stadion tidak begitu tinggi. Sebelumnya, saat menjamu klub asal Korea selatan, FC Seoul, jumlah penonton yang hadir hanya 2.198. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, saat Victory tandang ke bandung, jumlah penonton mencapai 15.496. Ada potensi pula ribuan fan Persib akan hadir di AAMI Park dalam pertandingan pekan keempat ini.

"Tentu saja kami ingin penggemar kami mendukung kami dalam pertandingan besar ini. Kami memiliki basis penggemar yang sangat baik. Semoga sebanyak mungkin penggemar bisa datang ke stadion."

"Kedatangan mereka [Persib] dan kehadiran penggemar mereka sendiri bukanlah hal yang mengejutkan. Kami tahu bahwa mereka sangat mencintai tim mereka," ucap Savarese dilansir News. 

Namun, pelatih asal Venezuela ini tidak akan terkejut seandainya pendukung Persib lebih banyak dari tuan rumah. Savarese merasa sudah sering berada dalam situasi tidak diunggulkan.

"Mereka sangat ramah kepada kami saat kami berada di sana [Bandung]. Suasananya tidak bermusuhan, melainkan suasana yang menyenangkan yang juga memotivasi kami untuk menjadi bagian darinya."

"Sebagai pemain dan pelatih, saya pernah berada dalam situasi di mana, bahkan di kandang sendiri, kami adalah tim yang tidak diunggulkan atau tim yang tidak memiliki banyak penggemar," ujarnya. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva)
LIHAT SELENGKAPNYA