Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti membawa pulang gelar Hylo Open 2026 setelah menundukkan unggulan pertama asal Taiwan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman, Minggu (1/11).
Tiwi/Fadia meraih keunggulan pada awal gim pertama, namun Hui/Yun bisa menyusul perolehan poin ganda Indonesia dan berbalik memimpin.
Dari tertinggal 6-8, Tiwi/Fadia menyamakan kedudukan hingga skor 9-9. Setelah tertinggal 9-11 pada interval gim pertama, Tiwi/Fadia bangkit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak cuma menyamakan skor menjadi 12-12, pasangan peringkat 12 dunia itu melesat unggul 14-12. Selanjutnya Tiwi/Fadia bisa mempertahankan keunggulan dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-18.
Hui/Yun berusaha keras membalas kekalahan pada gim pertama. Setelah sempat memimpin 2-0, Tiwi/Fadia kemudian berada dalam posisi tertinggal dan mengejar keunggulan lawan.
Tiwi/Fadia menempel ketat perolehan poin Hui/Yun yang menempati peringkat 7 dunia. Setelah tertinggal 9-11 pada interval gim kedua, tidak ada cerita mengejar poin seperti pada gim pertama.
Bahkan Tiwi/Fadia masih tertinggal pada poin-poin akhir. Kebangkitan ganda Indonesia ini terjadi setelah poin 16-18.
Tiga poin beruntun memastikan Tiwi/Fadia berbalik unggul. Skor kemudian menjadi 19-19, tetapi Tiwi/Fadia bisa meraih dua poin yang krusial sehingga menang 21-19.
Sebelum Tiwi/Fadia berlaga dan meraih kemenangan, Jonatan Christie mengalami kekalahan dari Lakshya Sen dalam laga final tunggal putra. Jonatan kalah 17-21, 10-21.
Kekalahan dari wakil India tersebut membuat Jonatan gagal mempertahankan gelar Hylo Open.
(nva/nva)