Pagelaran malam penghargaan Ballon d'Or 2026 di London, Inggris, nyaris kacau setelah situs resmi mengumumkan tiga pemenang sekaligus.
Ballon d'Or 2026 jadi penyerang timnas Inggris dan Bayern Munchen, Harry Kane yang mengalahkan Kylian Mbappe dari Real Madrid dan Lamine Yamal dari Barcelona.
Namun dikutip dari TNT Football, beberapa jam sebelum pengumuman Harry Kane menjadi pemenang, situs Ballon d'Or mengumumkan tiga pemenang penghargaan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs Ballon d'Or menyebut Harry Kane, Kylian Mbappe, dan Lamine Yamal sebagai 'pemenang bersama' untuk kategori pria. Pengumuman itu dianggap kesalahan fatal yang mengejutkan.
Insiden tersebut terjadi saat para bintang tamu mulai berdatangan ke lokasi Ballon d'Or 2026 di palladium. Saat itu situs Ballon d'Or menerbitkan tiga artikel terpisah yang masing-masing menyatakan salah satu dari mereka sebagai pemenangan 2026.
Satu artikel mengulas gol-gol terbaik dan paling krusial dari Harry Kane selama semusim terakhir ketika mencetak total 61 gol.
Sedangkan artikel lain memberikan pujian tinggi kepada Lamine Yamal karena mencatatkan rekor yang belum sebelumnya belum pernah ada.
Sementara artikel ketiga menggambarkan Kylian Mbappe sebagai sosok yang melambangkan pesepakbola dengan konsistensi tinggi.
Artikel-artikel itu kemudian dihapus, akan tetapi tangkapan layar dari kesalahan itu terlanjur tersebar luas di media sosial.
Menurut jurnalis Daily Mail, Nathan Salt, pihak penyelenggara Ballon d'Or 2026 terkejut dengan bocornya informasi pemenang itu.
Harry Kane jadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d'Or setelah Michael Owen pada 2001. Total Kane mencetak 73 gol untuk Bayern Munchen dan timnas Inggris pada musim 2025/2026.