Penonton di Old Trafford memilih bertepuk tangan untuk pelatih Manchester United, Michael Carrick daripada para pemain. Apa alasannya?
Momen itu terjadi setelah Man Utd kalah 0-3 dari Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027, Minggu (25/10). Penonton di tribune bahkan menyanyikan yel-yel dukungan untuk Carrick saat berjalan menuju lorong pemain.
Namun saat Carrick sudah tak nampak dari pandangan, penonton langsung menyoraki pemain yang juga berjalan ke arah lorong. Momen ini jadi sorotan di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporan ESPN, suporter di tribune sadar bahwa Carrick bukan biang masalah dari kehancuran performa The Red Devils. Mereka justru menyalahkan manajemen klub yang dipandang enggan perhatian untuk perkembangan tim.
"Para suporter tak ragu untuk menunjuk pihak yang perlu disalahkan. Meski marah terhadap performa [pemain] di lapangan, jari menunjuk ke arah mereka yang memimpin [klub]. Pemilik klub dari keluarga Glazer, Jim Ratcliffe, dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dianggap bersalah oleh para pendukung," tulis ESPN.
Man Utd kini sedang gawat. Mereka belum pernah menang dari delapan pertandingan terakhir.
Selama periode gelap sebulan belakangan, Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, gugur dari Carabao Cup, dan dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions.
The Red Devils kini bertengger di peringkat ke-17 dengan tujuh angka. Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.
Selanjutnya, Man Utd bakal menghadapi rintangan lebih berat. Mereka akan menghadapi Chelsea pada lanjutan Premier League pekan depan sebelum melawan AS Roma di Liga Champions. Kemudian Man Utd akan menjamu Aston Villa dan bertandang ke markas Liverpool.