Timnas Padel Indonesia Intip Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 00:10 WIB
Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) Galih Dimuntur Kartasasmita
Ketua Umum PB PI Galih Dimuntur Kartasasmita bicara peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia Padel 2026. Detikcom/Mercy Raya
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Padel Indonesia memperjuangkan peluang tembus ke Piala Dunia Padel 2026 melalui jalur kualifikasi. 

Ketua Umum PB Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita menyebut peluang Indonesia bergantung pada jumlah slot yang tersedia untuk babak utama. Meski begitu, ia menegaskan para atlet siap berjuang untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia Padel 2026. 

"Untuk kualifikasi Piala Dunia, kami menurunkan tim laki-laki dan perempuan. Sangat disayangkan karena jatah Asia hanya ada dua, untuk laki-laki dan perempuan. Namun, kami masih menunggu kabar dari FIP" ujar Galih di Jakarta, Selasa (20/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piala Dunia Padel 2026 akan berlangsung di Doha, Qatar pada 2-11 November. Sedangkan babak kualifikasi bergulir mulai 26 Oktober.

Indonesia akan menurunkan tim putra dan putri untuk babak kualifikasi. Galih mengatakan jatah Asia saat ini mencakup satu negara untuk masing-masing sektor, sedangkan kemungkinan tambahan slot masih menunggu kepastian.

[Gambas:Video CNN]

Galih menjelaskan kemungkinan Asia bisa mendapat dua tiket untuk masing-masing sektor karena ada status Qatar sebagai tuan rumah. Namun jika penyelenggara tetap membatasi satu tiket untuk negara per sektor dari Asia, maka persaingan dipandang akan semakin berat. 

"Kalau hanya ada satu negara yang bisa lolos, peluang kami lebih kecil. Namun, kalau ada dua slot, saya bilang kami punya peluang," kata Galih.

Lebih lanjut, Galih memastikan timnas tetap berangkat ke Kuwait untuk memperjuangkan kesempatan tampil di Piala Dunia. Ia meminta para atlet memberikan kemampuan maksimal saat membela Indonesia.

"Namun, apa pun hasilnya, kami ke sana untuk bertarung. Seperti yang sudah saya bilang, kami semua harus memberikan 150 persen kalau sudah membawa nama Merah Putih," tutur Galih.

Indonesia membawa total 16 atlet untuk mengikuti kualifikasi, terdiri dari delapan putra dan delapan putri. Dari setiap sektor, enam atlet akan bermain, sementara dua lainnya disiapkan sebagai pemain pengganti di lokasi.

"Betul, semuanya berangkat ke Kuwait. Formatnya persisi seperti Asia Cup tahun lalu. Enam atlet akan bermain, sedangkan dua lainnya menjadi on-site substitution atau pemain pengganti di lokasi," ucap Galih.

Timnas Indonesia dijadwalkan berangkat pada Kamis (22/10) malam dan menjalani latihan sebelum pertandingan dimulai pada 26 Oktober. Kini atlet PBPI sedang menjalani pemusatan latihan setelah menyelesaikan kejuaraan Nasional.

(ikw/ikw)