Veda Ega Pratama punya keuntungan dalam lima balapan Moto3 2026 tersisa yang akan berlangsung sejak akhir pekan mendatang hingga November.
Perjuangan Veda di Moto3 2026 masih belum menyentuh garis finis. Ibarat balapan, pembalap 17 tahun itu baru menjelang lap-lap akhir.
Sirkuit Phillip Island di Australia, Sirkuit Sepang di Malaysia, Sirkuit Lusail di Qatar, Sirkuit Algarve di Portugal, dan Sirkuit Ricardo Tormo di Spanyol bakal jadi loka balap yang akan dilalui Veda hingga bendera finis berkibar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lima lokasi balapan tersebut, ada tiga yang sudah pernah dilahap Veda. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.
Veda pernah balapan di Sepang, Lusail, dan Ricardo Tormo sebelum naik kelas ke Moto3.
Sirkuit Sepang dan Lusail adalah 'makanan sehari-hari' Veda saat masih tampil di ajang Asia Talent Cup (ATC) pada 2022 dan 2023.
Di Lusail Veda pernah finis ketiga pada ATC 2022. Setahun berselang Veda jadi pemenang pada race pertama dan kedua di sirkuit yang terletak di sebelah utara Doha tersebut dan kemudian memastikan gelar ATC 2023.
Sementara di Sepang, Veda pernah finis sebagai runner up di ATC 2022. Kemudian Veda meraih posisi runner up dan dua kali menjadi juara pada ATC 2023 di sirkuit kebanggaan Negeri Jiran tersebut.
Selain di ATC, Veda juga punya pengalaman melahap Sirkuit Sepang dalam ajang Asia Road Race Championship (ARRC) 2023 dan 2024.
Veda finis ketiga dan menjadi juara pada ARRC 2023 ketika tampil di kelas AP250. Sementara pada ARRC 2024 saat masuk kelas SSP600, Veda finis kelima dan ketiga di Sepang.
Sedangkan pengalaman Veda di Sirkuit Ricardo Tormo, yang menjadi lokasi Moto3 Valencia 2026 sekaligus penutup musim, terjadi dalam ajang balap FIM JuniorGP World Championship 2025.
Setahun lalu Veda finis ke-10 dalam balapan di salah satu sirkuit legendaris di Negeri Matador.