Mantan pemain timnas Malaysia, Azlan Johar menyebut pelatih asing tidak menjadi jaminan membuat Harimau Malaya sukses di pentas internasional.
Baru-baru ini sejumlah laporan menyebut tawaran Malaysia ditolak pelatih asal Jepang, Hajime Moriyasu.
'Penolakan' tersebut membuat Azlan Johar berharap agar Asosisiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tidak terlalu bergantung pada sosok pelatih asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Berita Harian, Azlan ingin FAM fokus membangun reputasi serta kredibilitas timnas Malaysia dengan memanfaatkan pelatih lokal.
Di mata Azlan, memiliki harapan besar kepada pelatih asing perlu dievaluasi secara menyeluruh. Mengingat gaji yang menggiurkan dan biaya yang besar jika merekrut pelatih asing tidak menjamin kesuksesan di internasional.
"Sebagai mantan pemain tim nasional, menurut saya kita tidak perlu terlalu mengidealkan pelatih asing. Di atas kertas, mereka mungkin tampak mengesankan dengan teori dan taktik yang canggih, namun kenyataannya, hasil di lapangan sering kali jauh dari harapan," kata Azlan.
"Banyak dari mereka datang ke sini terutama demi imbalan finansial dan berbagai fasilitas yang ditawarkan. Kita melayani mereka dengan sangat baik dan memberikan insentif yang besar, namun begitu muncul masalah-atau ada tawaran yang lebih menguntungkan dari tempat lain-mereka langsung pergi tanpa berpikir dua kali," ucap Azlan menambahkan.
Dalam kesempatan tersebut Azlan juga menyinggung soal loyalitas pelatih asing yang minim, terlebih saat Malaysia terkena masalah.
"Lihat saja kasus-kasus pelatih asing sebelumnya; kita memberikan semua yang mereka minta-jauh lebih banyak daripada yang diberikan kepada pelatih lokal-tetapi saat ada tawaran lain, mereka tetap memilih untuk meninggalkan tim," ujarnya.
Satu hal yang disorot Azlan adalah, Malaysia minim prestasi ketika dilatih pelatih asing. Karena itu pelatih lokal dianggap sebagai pilihan terbaik untuk Harimau Malaya.
"Sejarah dengan jelas menunjukkan bahwa terakhir kali kita merasakan kegembiraan menjadi juara adalah saat tim ditangani oleh pelatih lokal, seperti Datuk K. Rajagobal dan Datuk Ong Kim Swee."
"Deretan pelatih asing yang pernah kita miliki di masa lalu tidak pernah sekalipun mempersembahkan trofi bergengsi bagi negara ini. Oleh karena itu, menurut saya jauh lebih tepat jika kita menaruh kepercayaan kepada pelatih lokal yang sudah kita miliki," tutur Azlan.