Reaksi Fajar/Fikri Kena Kartu Merah di Semifinal Denmark Open 2026

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 00:20 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri saat tampil di Kejuaraan Dunia 2026. (Arsip PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mendapat kartu merah dalam laga semifinal Denmark Open 2026. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mendapat kartu merah saat menghadapi Liang Wei Keng/Wang Chang dalam laga semifinal Denmark Open 2026 di Fyn Arena, Odense, Sabtu (17/10).

Fajar/Fikri yang menempati unggulan ketiga menundukkan Liang/Wang yang merupakan unggulan kedua lewat pertandingan selama 58 menit.

Setelah menang 21-16 pada gim pertama, Fajar/Fikri kalah 16-21. Pada set ketiga, Fajar/Fikri menang lagi dengan skor 21-16.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertandingan set penentuan yang alot, Fajar/Fikri mendapat kartu merah. Ketika skor 19-15, wasit memberikan hukuman.

Fajar/Fikri dianggap memperlambat pertandingan dan menunda servis. Sebelumnya Fajar/Fikri sudah mendapat kartu kuning.

Lantaran kartu merah untuk Fajar/Fikri, Liang/Wang mendapat poin tambahan secara cuma-cuma. Skor menjadi 19-16. Pertandingan kemudian berlanjut dan pasangan Indonesia itu meraih dua poin beruntun yang berujung kemenangan.

Terlepas dari kemenangan itu, Fajar/Fikri merespons kartu merah yang mereka dapat.

[Gambas:Video CNN]

"Untuk kami berdua pasti belum terbiasa aja ya meskipun di Indonesia sempat ada peraturan time clock ini tapi kami belum ada peringatan dan belum ada kartu kuning atau penambahan poin lawan ya seperti tadi [kartu merah]," ucap Fajar dikutip dari rilis tertulis dari PBSI.

"Kami tidak mendelay tapi kami berusaha mencoba mengganti shuttlecock yang sudah rusak tapi pas kembali ke lapangan kami sudah dikasih kartu merah padahal umpire sudah mengizinkan untuk ganti," jelas Fajar.

Pemain ganda putra senior Indonesia itu berharap peraturan baru soal time clock diperhatikan karena menuntut atlet selalu dalam kondisi siap di atas lapangan.

"Menurut saya dengan peraturan baru ini harus ditinjau ulang karena di tahun depan pun sudah ganti jadi 15 poin yang akan lumayan cepat, ditambah lagi dengan time clock jadi pasti permainan itu terburu-buru. Langsung servis, langsung siap begitu padahal belum menghirup udara, belum cukup mengambil nafas sudah siap lagi," ujar Fajar.

Pada laga final Fajar/Fikri akan berhadapan dengan ganda andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang sebelumnya menundukkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

(nva/nva)