Hasil Kejuaraan Dunia Junior BWF: Luthfi/Dian Menang, Indonesia Juara

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 17:59 WIB
M Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026
M Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjadi juara di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026. (dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti mengalahkan Yi Lang Feng/Meng Han Li pada final sektor ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 di Stadion Internasional Kairo, Mesir, Sabtu (17/10).

Luthfi/Dian sempat memimpin 3-1 pada awal gim pertama. Pasangan China tidak diam begitu saja. Feng/Li kemudian menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Duel final cukup ketat, skor terus imbang. Luthfi/Dian yang berada dalam posisi tertinggal bisa terus menyamakan kedudukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari tertinggal 7-8, Luthfi/Dian bisa berbalik unggul 9-8. Kali ini situasi berbalik, Luthfi/Dian yang unggul tipis dan terus dikejar Feng/Li.

Skor kembali imbang pada kedudukan 11-11. Luthfi/Dian yang tertinggal 11-12 kemudian bisa menyamakan kedudukan. Luthfi/Dian berbalik unggul.

Pada kedudukan 14-13 dan hanya butuh satu poin lagi untuk meraih kemenangan pada gim pertama, Luthfi/Dian kecolongan. Feng/Li menyamakan kedudukan dan kemudian berbalik unggul.

Selepas tertinggal 14-15, Luthfi/Dian bisa meraih tiga poin beruntun yang krusial dan memastikan kemenangan 17-15 pada gim pertama.

[Gambas:Video CNN]

Memasuki gim kedua Feng/Li bisa menjauh dari kejaran Luthfi/Dian selepas skor 2-2. Pasangan China membukukan keunggulan empat poin dan Luthfi/Dian tertinggal 3-7.

Setelah rehat sejenak pada kedudukan 5-8, Luthfi/Dian masih belum bisa meraih poin tambahan dan terkunci di angka 5 saat Feng/Li menambah poin demi poin.

Ketika pasangan China menyentuh angka 13, Luthfi/Dian menambah dua poin beruntun. Gim kedua berakhir dengan kekalahan Luthfi/Dian, skor 8-15.

Luthfi/Dian tertinggal 0-3 pada awal gim penentuan. Tak patah arang, putra-putri harapan bangsa itu tetap berupaya main maksimal.

Luthfi/Dian bisa meraih poin kendati lawan juga menambah angka. Luthfi/Dian memangkas jarak menjadi 6-7. 

Setelah rehat pada kedudukan 6-8, jarak dua poin antara Luthfi/Dian dan Feng/Li terus terjaga. Skor 7-9, kemudian 8-10 terpampang di papan skor.

Jarak melebar lagi. Sebuah pengembalian Dian gagal menyeberang net dan skor menjadi 8-12. Alih-alih menyerah, pasangan Indonesia memilih berusaha.

Li kemudian mendapat kartu kuning ketika Luthfi/Dian tertinggal 10-12. Satu poin kemudian menjadi milik pasangan Indonesia.

Dari tertinggal 11-13,  pasangan Indonesia kemudian tertinggal 12-14. Dalam pengujung laga yang menegangkan, Luthfi/Dian masih bisa meraih satu poin dan bahkan membuat kedudukan menjadi 14-14. Terjadilah deuce atau setting.

Sambaran Dian membuat pasangan Indonesia berbalik unggul 15-14. Kegagalan Li mengembalikan kok memastikan Luthfi/Dian menjadi pemenang dengan skor 16-14.

(nva/nva)