Supersoccer Euro Futsal Championship 2026 menuntaskan rangkaian kompetisi melalui Grand Final di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, pada 10-11 Oktober 2026. Turnamen yang mempertemukan komunitas penggemar klub sepak bola Eropa dan mahasiswa tersebut menjadi ajang bagi para pemain futsal untuk menguji kemampuan sekaligus membangun pengalaman bertanding.
Pada kategori Fans Club, Juventini Tangerang keluar sebagai juara setelah mengalahkan United Indonesia Member of Bandung dengan skor 2-1. Sementara itu, Universitas Budi Luhur Jakarta meraih gelar juara kategori Campus setelah menundukkan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung dengan skor 3-2 melalui perpanjangan waktu.
Sebagai informasi, kompetisi ini pertama kali digelar pada 2016dengan nama Supersoccer Futsal Battle, lalu berganti menjadi Supersoccer Euro Futsal pada 2018. Malang dipilih sebagai lokasi Grand Final sebagai bagian dari upaya menghadirkan kompetisi ini di berbagai kota di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tiga tahun terakhir, Grand Final digelar di Jakarta pada 2023, Yogyakarta pada 2024, dan Bandung pada 2025. Dukungan komunitas, mahasiswa, dan suporter di Malang turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus kompetitif.
Perwakilan Supersoccer, Alvin Wibisana, menilai kompetisi ini menjadi wadah bagi komunitas dan mahasiswa pencinta futsal. Pelaksanaan Supersoccer Euro Futsal Championship hingga sekarang menjadi bukti komitmen Supersoccer kepada komunitas pecinta sepak bola di Indonesia
"Bagi kami, ini bukan saja menjadi sebuah ajang kompetisi bagi komunitas club sepak bola Eropa dan pencinta futsal dari kalangan mahasiswa, tetapi ajang ini juga menjadi ajang bertemu dan silaturahmi komunitas dan generasi pecinta sepak bola dalam sebuah kegiatan yang dipenuhi rasa sportivitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).
(Foto: Arsip Supersoccer) |
Rangkaian kompetisi dimulai dengan pendaftaran pada Juni hingga Juli 2026. Tercatat 5.950 nama yang terdaftar, terbagi dalam 277 tim kategori Fans Club dan 73 tim kategori Campus.
Peserta yang lolos seleksi menjalani tiga fase, yakni City Playoff sejak Juli 2026, Final Regional hingga awal Oktober 2026, dan Grand Final. Rangkaian itu menjadi jalur bagi tim untuk menunjukkan kemampuan, konsistensi, dan kesiapan sebelum tampil di tingkat nasional.
City Playoff berlangsung di 12 kota, yakni Jakarta, Bekasi, Tangerang, Cimahi, Indramayu, Tasikmalaya, Kudus, Yogyakarta, Purwokerto, Surabaya, Tulungagung, dan Pasuruan. Fase ini meloloskan 48 tim Fans Club dan 36 tim Campus ke Final Regional.
Final Regional digelar di empat regional, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Persaingan semakin ketat karena hanya 12 tim Fans Club dan 9 tim Campus yang melaju ke Grand Final.
Pada kategori Fans Club, Final Regional Jakarta meloloskan Strassenjungen Bayern Indonesia, Juventini Tangerang, dan Lazio Bekasi. Final Regional Bandung meloloskan Juventus Club Indonesia Bandung, Milanisti Indonesia Sezione Cirebon, dan United Indonesia Member of Bandung.
Dari Final Regional Semarang, tim yang lolos adalah United Indonesia Purwodadi Tiga Cahaya, Arsenal Indonesia Supporters Yogyakarta, dan Inter Club Indonesia Kebumen. Dari Final Regional Surabaya, tim yang lolos adalah Inter Club Indonesia Surabaya, Chelsea Indonesia Supporters Club Lumajang, dan Indobarca Chapter Kediri.
Pada kategori Campus, Final Regional Jakarta meloloskan Universitas Budi Luhur, MNC University, dan STIE Bhakti Pembangunan. Final Regional Bandung meloloskan Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Siliwangi.
Final Regional Semarang meloloskan Universitas PGRI Yogyakarta dan Universitas Semarang. Final Regional Surabaya meloloskan Universitas Bhayangkara Surabaya dan Universitas Negeri Surabaya.
Alvin menambahkan, kompetisi ini mempertemukan komunitas dan mahasiswa dari berbagai daerah. Supersoccer juga berupaya menghadirkan kesempatan bagi para pemain untuk memperoleh pengalaman kompetisi, meningkatkan kualitas permainan, dan memperluas jejaring antarkomunitas.
"Hal ini sekaligus memperkuat peran kompetisi komunitas sebagai salah satu ruang tumbuhnya potensi olahraga di Indonesia," imbuh dia.
Di samping pertandingan, Grand Final dikemas dengan konsep sport dan entertainment. Salah satu acaranya adalah Exhibition Match, laga persahabatan legenda sepak bola Kota Malang yang diperkuat Ahmad Bustomi, Juan Revi, Sunarto, dan beberapa pemain lain, serta influencer futsal.
Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi lintas generasi di dunia sepak bola dan futsal Indonesia. Perpaduan pertandingan, hiburan, dan interaksi antarkomunitas diharapkan memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung.
Grand Final di Malang menjadi puncak rangkaian Supersoccer Euro Futsal Championship 2026. Partisipasi ratusan tim dari berbagai kota memperlihatkan potensi komunitas dan kampus dalam perkembangan futsal Indonesia.
Melalui penyelenggaraan yang berkelanjutan, kompetisi ini diharapkan terus berkembang dan memperkuat hubungan antarkomunitas. Kompetisi ini juga diharapkan membuka peluang bagi lahirnya generasi baru pemain futsal Indonesia.
(rea/rir)
